METROPOSTNews.com | Lebak – Sebanyak 171 warga di Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak dilarikan ke puskesmas setempat setelah mengeluh pusing, muntah dan diare, Jumat (21/01/2022).
Ratusan orang tersebut dirawat setelah mereka menyantap makanan nasi kotak yang didapat usai menghadiri acara syukuran selamatan toko milik Iman, seorang warga Malingping.
Kepala Puskesmas Cijaku, Susilo Supriyanto mengatakan, semenjak Jumat hingga hari ini (Minggu-red) Puskesmas Cijaku telah merawat sekitar 171 warga yang diduga keracunan makanan dari nasi kotak yang mereka dapat dari acara syukuran.
Menurut Susilo, dari 171 orang sebanyak 97 dirawat inap dan yang rawat jalan sebanyak 74 orang. Saat ini kata Susilo, pasien rawat inap sudah dipulangkan sebanyak 81 orang, yang masih dalam perawatan atau observasi Puskesmas 13 pasien dan yang di rujuk ke RSUD Adjidarmo Rangkasbitung sebanyak 3 pasien.
“Yang kita rujuk tiga orang, di orang karena diperparah oleh penyakit penyerta dan yang satu orang lagi anak kecil,” kata Susilo, kepada wartawan, melalui sambungan telepon, Minggu (23/01/2022).
Lanjut Susilo, hampir seluruhnya pasien mengeluhkan pusing, mual, diare sampai muntah-muntah yang diduga akibat makanan yang mereka santap dari satu tempat.
“Pasien 13 orang yang saat ini masih dirawat di Puskesmas kondisinya terus membaik, mudah-mudahan hari atau besok mereka bisa pulang, walaupun nanti bisa pulang kita tetap akan melakukan pengawasan dengan melakukan rawat jalan,” ungkap Susilo.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Lebak, AKP Indik Rusmono mengaku, saat ini pihaknya sudah mendapatkan laporan dari warga dan sedang melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari beberapa korban keracunan dan beberapa saksi lainnya.
“Sampel makanan sudah kita ambil untuk diteliti di laboratorium, hasilnya belum kita ketahui yang jelas kasus keracunan masal ini sedang kita tangani,” papar Indik.
Sementara itu, H Iman, pemilik toko yang menggelar syukuran saat konfirmasi melalui sambungan telepon tidak menjawab. (Ajat)



