METROPOSTNews.com | BERAU – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menganggarkan miliaran rupiah untuk 7 paket peningkatan dan pemeliharaan jalan, di wilayah pesisir selatan Berau. Kabid Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Beray, Junaidi mengatakan, 7 paket kegiatan itu terletak di 5 kecamatan, yakni Tabalar, Biatan, Talisayan, Batu Putih dan Kecamatan Bidukbiduk.
Di Kecamatan Tabalar, ada peningkatan jalan permukiman Kampung Tabalar Muara, dengan nilai pagu dana Rp. 2.205.720.000. Rencana pekerjaannya yakni, perbaikan dan pemeliharaan badan jalan yg sudah ada.
“Kegiatannya meliputi, pembentukan kembali permukaan badan jalan, dan penimbunan titik-titik jalan yg rusak. Target rencana yang diperbaiki 3.500 meter,” katanya.
Tidak itu saja, ada juga lanjutan peningkatan jalan menuju sumber air bersih si Kampung Tubaan, dengan nilai pagu dana Rp.1.900.000.000. Rencana pekerjaan yang dilaksanakan, yakni kelanjutan pengaspalan dan pondasi agregat dengan panjang rencana sekitar 250 meter.
“Itu juga akan dikerjakan di tahun 2022 ini,” jelasnya.
Sementara, untuk di Kecamatan Biatan, ada juga peningkatan jalan Kampung Bukit Makmur Jaya, dengan nilai pagu dana Rp. 4.674.120.000. Rencana pekerjaan, berupa pembenahan jalan poros dengan lanjutan pengaspalan, dan pondasi agregat panjang rencana sekitar 983 meter.
Ada juga, peningkatan Jalan Kampung Biatan Baru, dengan pagu dana Rp. 4.700.520.000. Rencana penanganan lanjutan aspal jalan kampung sekitar 1.083 km.
“Dengan pondasi agregat kearah Puskesmas dan Kantor Kampung,” jelasnya.
Kemudian untuk Kecamatan Talisayan, ada dua kegiatan, yakni di Kampung Eka Sapta dan Kampung Tunggal Bumi. Adapun peningkatan jalan akses pendidikan menuju SMPN 13 Berau di Eka Sapta, nilai pagu dana kegiatannya berkisar Rp. 957.000.000. Pekerjaannya berupa pembenahan badan jalan, dengan perkerasan cor beton panjang sekitar 300 meter.
“Untuk peningkatan jalan Kampung Tunggal Bumi (dari jalan poros ke Batu Putih), nilai pagu sebesar Rp.6.122.820.000. Kegiatannya berupa lanjutan pengaspalan, dengan pondasi agregat panjang sekitar 1100 mtr,” jelasnya.
Untuk pemeliharaan jalan dari simpang Lenggo Kampung Tembudan Kecamatan Batu Putih menuju Bidukbiduk, juga akan akan kembali dilanjutkan. Untuk anggarannya sendiri, yakni senilai Rp 1.712.000.000.
“Rencana pekerjaan perbaikan ruas jalan dengan pengaspalan, dan perkerasan agregat. Panjangnya, sekitar 2.500 meter, serta pembersihan ke 2 sisi bahu jalan sekitar 5.000 meter,” tuturnya.
Adapun progres 7 kegiatan itu saat ini masih berproses. Yang jelas kata Junaidi, pihaknya akan berupaya agar dapat segera dilaksanakan demi kenyamanan masyarakat beraktivitas.
“Progres tujuh paket kegiatan itu, saat ini ada yang sementara lelang dan persiapan pengajuan lelang. Kami berharap secepatnya bisa dikerjakan,” pungkasnya (sumber DPUR/tim)



