METROPOSTNews.com | Lebak – Pada momentum libur Lebaran tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak menyelenggarakan event nasional Seba Baduy. Acara yang digelar selama 3 hari ini resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebak, Budi Santoso (05/05/2022) di Alun-alun Rangkasbitung. Rangkaian Seba Baduy gelar dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan (Prokes).
Tahun ini Seba Baduy menjadi bagian dalam agenda kalender event Nusantara dengan mengusung tema “Ngarumat Budaya Pikeun Indonesia Adidaya”. Harapannya kegiatan ini bisa menjadi ajang dalam melestarikan budaya Baduy dan menjadi bagian dalam kerangka budaya Nusantara Indonesia.
Seba Baduy merupakan upacara adat tahunan yang dimaksudkan untuk mengucapkan rasa syukur masyarakat Baduy karena telah mendapatkan hasil panen yang melimpah. Tidak hanya itu, acara ini juga sebagai momen silaturahmi dan berdialog secara dua arah antara masyarakat Baduy dengan Pemerintah Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten.

Rangkaian acara Seba Baduy dikemas secara apik oleh Pemkab Lebak dengan mengemas antara nuansa tradisional dengan kreatifitas seni modern. Selain prosesi ritual Seba Baduy yang menjadi puncak acaranya, masih ada serangkaian acara lainnya yaitu pameran ekonomi kreatif, foto, dan lukisan baduy, permainan tradisional; camping ground seba baduy; wayang golek; bincang budaya; hingga lomba foto on the spot.
Dalam sambutannya Sekretaris Daerah Lebak, Budi Santoso berpesan, bahwa masyarakat Baduy jangan hanya sekedar menjadi tontonan saja tapi juga harus menjadi tuntunan.
“Setiap tahun kita melihat Seba Baduy dan hanya sekedar menonton dan berfoto tanpa mengimplementasikan tuntunan falsafah kehidupan sosial mereka, yaitu ‘Gunung teu meunang di lebur, Lebak teu meunang di rusak, lojor teu meunang di potong, Pondok teu meunang di sambung,” kata Budi.
Pada kesempatan ini, Budi berharap semoga acara ini menjadi titik dimana perekonomian dan wisata di Kabupaten Lebak bangkit. Sekda pun mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, para penggiat usaha ekonomi kreatif serta seluruh stakeholder yang telah mendukung berlangsungnya Seba Baduy.
(Ajat)



