METROPOSTNews.com | Tanggamus – Dalam menyikapi dan antisipasi maraknya peredaran obat-obatan terlarang saat ini. Pemerintah Pekon Banjar negoro kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus bersama KKN UNILA mengadakan sosialisasi tentang bahayanya penyalahgunaan Narkoba.
Hal itu dilaksanakan sebagai bentuk upaya kepada generasi muda agar tidak terjerumus menjadi korban selanjutnya, baik sebagai pecandu maupun pemasok Narkoba.

Sebab barang haram tersebut merupakan perusak terbesar masa depan generasi penerus bangsa dan merupakan musuh negara yang harus dibasmi.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Pekon Banjar Negoro dalam sambutannya,selain dari pada itu Kepala Pekon juga menghimbau agar para orang tua harus lebih proaktif dalam mengawasi pergaulan anak-anaknya, khususnya Masyarakat Banjar Negoro sendiri.
Pihaknya juga menghimbau, tidak akan mentolerir siapa saja masyarakatnya yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba tersebut, bahkan dia akan bertindak tegas apa bila ada warga Banjar Negoro yang terlibat dalam penyalahgunaan barang haram tersebut.
“Saya menghimbau kepada para orang tua agar lebih memperhatikan pergaulan anak-anaknya, yang nantinya akan menjadi generasi penerus kita” katanya.
Sambungnya lagi, “Harapan saya Pekon Banjar Negoro ini terbebas dari Narkoba, sebab saya tidak akan mentolerir siapa saja warga saya yang terlibat ” ungkapnya.
Terlepas dari hal itu, Senin (14/02/2022) BNN kabupaten Tanggamus memenuhi undangan Pekon Banjar Negoro kecamatan Wonosobo untuk melakukan sosialisasi terkait bahaya penyalahgunaan Narkoba di kalangan remaja yang diadakan di Gedung Balai Pekon Wonosobo.
Sosialisasi itu dihadiri oleh Camat Wonosobo, Polsek Wonosobo, Penyuluh BNN kabupaten Tanggamus, Kepala Pekon Banjar Negoro, KKN Mahasiswa UNILA dan lebih dari 60 peserta sosialisasi dari kalangan remaja yang mendominasi dan partisipatif dalam mengikuti sosialisasi tersebut.
Dalam pantauan awak media, Badan Narkotika Nasional Kabupaten Tanggamus hadir dengan mengemban materi tentang Pencegahan dan bahaya penyalahgunaan Narkoba atau Narkotika di kalangan remaja yang disampaikan oleh penyuluh BNN kabupaten Tanggamus, Dian Eko Prastio dan Ulfa Arum Kartika.
Ditempat yang sama Camat Wonosobo mengatakan, pihaknya sangat mendukung dan berterimakasih kepada Pemerintah Pekon yang telah mengadakan sosialisasi tentang bahayanya penyalahgunaan Narkoba di kalangan remaja.
Pihaknya berharap kepada peserta sosialisasi untuk bisa menyerap dan menginformasikan materi-materi yang disampaikan di acara sosialisasi, agar para pemuda khususnya di Pekon Banjar Negoro bisa tau tentang bahayanya penyalahgunaan Narkoba.
“ Terimakasih kepada Pemerintah Pekon yang sudah mengadakan acara sosialisasi bahaya Narkoba, harapan saya yang ikut ini bisa menyerap dan dapat mensosialisasikannya kembali kepada yang lain,” tutupnya. (Romi)



