METROPOSTNews.com | Tanggamus — Dampak dari musibah banjir bandang yang melanda beberapa Kecamatan di Kabupaten Tanggamus beberapa waktu silam masih menyisakan bekas.
Salah satu, di Pekon Lakaran khususnya yang masuk di Wilayah Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus.

Bagaimana tidak, tanggul yang selama ini menjadi pembatas pemukiman warga. Sekaligus penahan air Way Ngarip jika sewaktu-waktu terjadi banjir bandang, kini telah jebol digerus air saat banjir bandang lima bulan silam.
Akibatnya, jika memasuki musim penghujan warga Pekon Lakaran Kecamatan Wonosobo merasa resah, dikarenakan sewaktu-waktu bisa saja terjadi banjir yang tidak diduga.
Seperti yang disampaikan Erwin, masyarakat Pekon Lakaran saat awak media ini konfirmasi di titik lokasi, Minggu (19/12/2021).
” Kami masyarakat Lakaran ini sangat resah jika cuaca mulai memasuki musim penghujan, sebab jika banjir otomatis luapan air Ngarip ini akan masuk ke pemukiman warga,”
Lanjutnya lagi, “ditambah lagi ada beberapa rumah yang berada di Dusun 2 ini terancam hanyut, karena dapur rumahnya hanya berjarak kurang lebih sekitar 1,5 meter lagi dari Aliran Way Ngarip ini,” jelas Erwin baru-baru ini.
Dalam kesempatan yang sama, beda halnya dengan Fauzi yang juga masih warga Pekon Lakaran.

Fauzi menyampaikan, “yang lebih parahnya, dampaknya nanti. Sebab Pekon Lakaran ini hulu, jika sampai air masuk di Pekon Lakaran ini. Imbasnya bisa berdampak di Pekon Dadi Sari, Dadi Rejo, Banyuurip, Karang Anyar dan Sawah warga otomatis gagal panen,” ungkapnya.
Lanjut Fauzi lagi, “Harapan kami sebagai masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Tanggamus, khususnya kepada Ibu Bupati, agar kiranya bisa turun langsung kelapangan untuk meninjau lokasi tanggul tersebut, dan tanggul tersebut bisa di normalisasi kembali seperti sedia kala,” harapnya. (Romi)



