METROPOST1.COM, Banjar — Salah satu Objek wisata yang berada di Dusun Balokang Patrol Desa Jajawar Kecamatan Banjar Kota Banjar Jawa Barat yaitu Wisata Ulin Kabapa yang dibuka setelah ditetapkannya Banjar turun ke level 1.
Menggeliatnya kembali wisata River Tuning Ulin Kabapa ini rupanya sudah dikenal ke pelosok Negeri sehingga wisatawan dari luar Kota Banjar mulai berdatangan untuk menjajal derasnya aliran sungai Citanduy.
Ado, selaku Ketua Karangtaruna pengelola Wahana wisata River Tubing Kabapa mengaku bangga bisa memperkenalkan potensi alam di Desanya dan terpilih sebagai salah satu lokasi yang layak untuk dijadikan wisata alam.
“Dalam pelaksanaan River Tubing, kami menggandeng BPBD dan PMI Kota Banjar sebagai mitra kami dalam memberikan perlindungan dan keselamatan para siswa selama mengikuti kegiatan di Sungai Citanduy,” jelasnya.
Hal tersebut dibenarkan Kalak BPBD, Kusnadi saat ditemui di tengah kesibukannya dalam memantau berjalannya kegiatan tersebut.
“Jadi kegiatan River Tubing ini memang kami diminta oleh Karangtaruna Balokang Patrol untuk mendampingi siswa selama melakukan aktivitas didalam Sungai Citanduy,” jelasnya.
Kusnadi memastikan, kegiatan River Tubing Balokang Patrol sudah memenuhi standar keselamatan guna memberikan perlindungan dan kenyamanan bagi peserta selama mengikuti River Tubing baik itu di Sungai Citanduy maupun di darat.
“Selain pendampingan, kami menyiapkan berbagai alat pelindung seperti pelampung dan sebagainya sementara panitia Karangtaruna sebagai guide,” paparnya.
Kusnadi memastikan untuk kegiatan di Balokang Patrol, pihaknya menerapkan standar keselamatan secara ketat agar dapat mencegah terjadinya insiden susur sungai seperti di Cileu’eur Kabupaten Ciamis beberapa waktu lalu hingga menewaskan 11 siswa MTs Harapan Baru Cijantung.
“Selain pengawalan kegiatan, kami juga memberikan pengawasan dan pengendalian waktu kegiatan hanya sampai pukul 15.00 WIB,” urainya
Salah satu rombongan yang datang ke objek wisata tersebut yaitu rombongan dari Sekolah Alam SBS Yes atau Suluk Bisnis Sosial Young Edupreneur School Bekasi Utara yang lebih dari dua pekan ini melatih siswa tingkat SMP dan SMA-nya untuk magang beberapa kegiatan di Kota Banjar.
Lia, selaku pihak kepala Sekolah SBS YES, menuturkan bahwa pihaknya memilih 4 titik di Kota Banjar dalam kegiatan nagang siswanya kali ini. Selain memperkenalkan budidaya Jamur Tiram di Kecamatan Langen, 47 siswa dilatih juga bagaimana cara pembuatan tempe dan mengunjungi Budi Angklung.

“Titik ketiga para siswa juga dibawa ke Desa bahasa Banjar yang mengajarkan proyek sosial yang mengambil lingkungan terkait pengelolaan sampah dan untuk titik keempat kami laksanakan disini untuk mengedukasi proses pengelolaan sampah,” jelas Lia.
Selama 3 hari 2 malam, pihaknya mendirikan tenda di kompleks Wisata Ulin Kabapa dan siswa diajak mengenal budaya di Yayasan Gilang Sunda Nagari berakhir di kegiatan River Tubing di hari terakhir sebelum mereka kembali ke Bekasi.
“Kami melirik Kota Banjar karena disini memang banyak potensi yang bisa kita ajarkan terhadap siswa siswi kita,” pungkasnya. (Iwan Darmawan)




