METROPOSTNews.com | Majalengka – Berkurangnya pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) baik jenis Premium, Pertalite, Pertamax dan Solar akhir-akhir ini.
Secara tidak langsung, hal ini berdampak juga pada sejumlah nelayan yang berada di pesisir pantai terutama di daerah Karawang, Jawa Barat.
“Pada saat itu saya mendengar informasi tepatnya pesisir pantai. Bagi para nelayan mengeluhkan masalah BBM yang tidak terpenuhi untuk berlayar,” kata Letkol Inf Andik Siswanto pada saat berkunjung ke Sekretariat PWI Majalengka, Jumat 21 Januari 2022.
“Disitu kami muncul suatu ide bagaimana caranya memberikan solusi bagi mereka, dan program sereh wangi Sugih Mukti kan salah satunya dihasilkan dari minyak sereh wangi ini,” ucap Dandim 0617 Majalengka.
Ia menjelaskan, pertama kali mencoba untuk mengolah dan ternyata menghasilkan sebuah formula penghemat BBM, salah satu bahan bakunya berasal dari minyak sereh wangi ini.
“Dalam waktu 1 bulan kebelakang kita ujicoba sampai 3 kali. “Alhamdulillah membuahkan hasil dan ini sudah hampir 3 Minggu berjalan dan kita mencoba di sepeda motor dan mobil juga,” ujarnya.
Sambung dia, dengan hasil cukup signifikan, hemat BBM sampai 40 persen dan kemudian di mesin terasa halus.
“Ini merupakan salah satu wujud upaya yang bisa kita lakukan untuk memberikan solusi,” tuturnya.
Dan nanti ke depan jika penghemat BBM ini berhasil, “Insyaallah akan dicoba di kawan kami di Karawang untuk dipakai, yakni penghemat BBM sereh wangi,” jelasnya ( Ade



