METROPOSTNews.com | Majalengka – Kelangkaan minyak goreng masih menjadi suatu permasalahan, sampai hari ini bukan hanya di Majalengka, bahkan sempat hilang di pasaran dan menyeluruh secara Nasional.
Bupati Kabupaten Majalengka H Karna Sobahi, mengatakan adanya kelangkaan minyak goreng, Pemerintah daerah melalui Desperindag Majalengka mengelar operasi pasar di Kantor Kelurahan yang bertempat di Majalengka Wetan.
Operasi pasar murah minyak goreng ini, Pemkab Majalengka bekerja sama dengan Bulog Cirebon telah menyiapkan 8.000 liter minyak goreng untuk 4.000 orang di 3 wilayah.
“Hari ini operasi pasar murah minyak goreng digelar di tiga titik, yaitu di Kantor Kelurahan Majalengka Wetan, Kantor Kelurahan Simpereum, dan Balai Desa Jatiserang,” kata Bupati Majalengka.
“Tadinya operasi pasar akan dilakukan di GGM 5000 orang akan dikumpulkan, tiba-tiba naik Omicron sehingga kita batalkan,” ucap Karna.
Dilakukannya operasi pasar murah minyak goreng ini, karena Pemkab Majalengka cari solusi bersama Bulog.
“Alhamdulillah operasi pasar bisa dilakukan pada hari ini,” ujar Karna Sobahi.
Artinya tidak ada sedikit pun, apalagi seorang Bupati ingin membiarkan rakyat dan minyak goreng merupakan suatu bahan kebutuhan pokok.
Oleh karena itu, Pemkab Majalengka akan membuat suatu terobosan, kemitraan, kerja sama dengan berbagai pihak terutama Bulog untuk menghadirkan kebutuhan pokok apalagi menjelang Ramadan. ( Ade).




