METROPOSTNews.com | Lebak – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak di akhir tahun 2021 menargetkan capaian vaksinasi sebanyak 70 persen dari jumlah sasaran. Namun, hingga kini, capaian vaksinasi berdasarkan layanan kartu tanda penduduk (KTP) baru sekitar 68,67 persen dosis 1, meski demikian, Pemkab Lebak tetap optimis jika target 70 persen vaksinasi akan terealisasi, mengingat saat ini tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Lebak masih terus berupaya melakukan pelayanan vaksinasi di berbagai wilayah.
“Kita optimis target 70 persen capaian vaksinasi akan terealisasi diakhir tahun. Meski saat ini capaianya masih sekitar 68,67 persen vaksin dosis 1. Kita akan terus berupaya tiga hari kedepan, agar tercapai 70 persen,” kata Asisten daerah (Asda) ll Bidang Pembangunan, Ajis Suhendi kepada wartawan, Senin (27/12/2021).
Ajis menerangkan, berdasarkan update vaksinasi Covid 19, ada dua versi pelayanan vaksinasi, yaitu berdasarkan pelayanan kesehatan dan berdasarkan kartu tanda penduduk. Keduanya kata dia, jumlah capaian target tidak sama, karena untuk layanan kesehatan capaian vaksinasi sekitar 60,13 persen untuk dosis 1, sedangkan layanan KTP sekitar 68,67 persen untuk dosis 1. Namun begitu, lanjut Ajis, kedua layanan tersebut mempunyai jumlah target vaksinasi yang sama yaitu sekitar 1.065.022 jiwa.
Intinya kata Ajis, meski akhir tahun tinggal beberapa lagi lagi, layanan vaksinasi bagi masyarakat tidak pernah kendor. Karena, tim gugus percepatan penanganan Covid-19 masih menjalankan tugasnya diberbagai titik titik keramaian yang ada. Selain itu, tenaga vaksinator dari masing masing puskesmas melakukan pelayanan vaksinasi secara door to door ke rumah warga.
“Terus berupaya, sampai akhir tahun. Kita lihat nanti berapa persen capaian vaksinasi di Lebak,” ucap Ajis.
Rasa optimis juga dilontarkan oleh dr Firman Rahmatullah, juru bicara gugus tugas percepatan dan penanganan Covid-19 Kabupaten Lebak. Kata dia, meski akhir tahun tinggal beberapa hari lagi, pihaknya merasa yakin, jika capaian vaksinasi di Lebak bisa mencapai 70 persen. Saat ini saja, tim kesehatan gencar melakukan layanan vaksinasi selama 24 jam.
“Iya kita terus berupaya, optimis lah tercapai 70 persen,” kata dr Firman.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Muncangkopong, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Akas mengatakan, dirinya telah menjalani vaksinasi Covid-19 dosis 1 dan dosis 2. Hal itu ia lakukan guna mendukung program pemerintah dan menciptakan herd immunity di masyarakat.
“Alhamdulillah, saya sudah mengikuti vaksin dosis 1 dan dosis 2, lengkap sudah. Semoga pandemi ini segera berakhir,” ucap Akas. (Jat)



