MetropostNews.com | Tanggamus — Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi resmi lantik dan mengambil sumpah jabatan kepada 47 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus Jumat, (6/3/2026).
Pelantikan tersebut didasarkan pada sejumlah Keputusan Bupati Tanggamus, yakni Nomor 800.1.3.3/644/45/2026 tentang Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, Nomor 800.1.3.3/687/45/2026 tentang Pejabat Administrator dan Pengawas, Nomor 800.1.3.3/690/45/2026 tentang Jabatan Fungsional Analis SDM, serta Nomor 800.1.3.3/380/45/2026 tentang Jabatan Fungsional Guru.
Dalam sambutannya, Bupati Moh. Saleh Asnawi menegaskan bahwa Kabupaten Tanggamus harus mulai mengubah peran dari sekadar daerah penghasil bahan mentah menjadi daerah yang mampu mengolah dan memberikan nilai tambah pada sumber daya alamnya.
Selama ini, komoditas unggulan seperti kopi dan kakao kerap keluar dari daerah dalam bentuk mentah untuk diolah di berbagai industri di Pulau Jawa.
“Sekarang saatnya kita perlahan mengubah haluan. Hilirisasi adalah kunci, kita tidak ingin lagi melihat hasil laut dan bumi kita hanya lewat. Kita harus mampu mengolahnya di sini, menciptakan lapangan kerja di sini, dan memastikan kesejahteraan itu tinggal di rumah kita sendiri, di Tanggamus,” ujar Bupati.
Menurutnya, pembangunan ekosistem industri yang terintegrasi akan meningkatkan nilai tambah produk lokal secara signifikan. Hal tersebut diyakini dapat menjadi salah satu langkah strategis untuk menurunkan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
Selain menekankan pentingnya hilirisasi, Bupati juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik untuk mengubah pola kerja birokrasi menjadi lebih proaktif.
Ia meminta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tidak hanya menunggu alokasi anggaran daerah, tetapi aktif membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah pusat.
“Jangan hanya menunggu anggaran turun di meja. Kita harus bisa jemput bola, bangun koordinasi dengan kementerian di pusat untuk mengakses dana alokasi khusus maupun dana insentif daerah. Kita butuh kreativitas dan proaktifitas untuk mempercepat pembangunan,” tegasnya.
Bupati juga menegaskan bahwa pelantikan pejabat ini dilakukan melalui proses seleksi terbuka yang transparan dan berbasis sistem merit sesuai amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023.
Ia memastikan seluruh pejabat yang dilantik telah melalui proses penyaringan ketat dan bebas dari praktik transaksional.
Berikut sejumlah pejabat yang dilantik dalam kesempatan tersebut:
Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II):
Rully Runa Yuda, S.STP., M.Si – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
Jon Novri, S.STP., M.IP – Asisten Administrasi Umum
Ivan Kurniawan, S.T – Kepala BKPSDM
Nanang Sumarlin, S.H., M.M – Kepala Badan Pendapatan Daerah
Luberto Fabioca, S.E., M.M – Kepala Dinas PPPA, Dalduk, dan KB
Drs. Viktor Libradi HS, M.H – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Aria Resukia, S.T., M.M – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah
Marhasan Samba, S.I.P – Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Drs. Sabar Marulak Sitanggang – Kepala Dinas Perhubungan.
Selain itu, turut dilantik sejumlah pejabat Administrator (Eselon III), Pejabat Pengawas (Eselon IV), serta pejabat Jabatan Fungsional yang terdiri dari analis SDM aparatur, analis hukum, guru, hingga analis ketahanan pangan.
Bupati Moh. Saleh Asnawi menutup arahannya dengan menekankan pentingnya integritas dan budaya kerja yang lurus dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Ia berharap para pejabat yang baru dilantik mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah yang transparan, profesional, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat Tanggamus.
“Melalui budaya kerja ‘Jalan Lurus’, saya berharap saudara-saudara dapat menjadi penggerak birokrasi yang bersih, profesional, dan proaktif demi kemajuan Kabupaten Tanggamus,” tutupnya. (Romi)
