METROPOSTNews.com | Banjar – Belasan anak Punk yang sedang berkumpul di jalanan diamankan oleh pihak Satpol PP kota Banjar, sekitar pukul 21.00 WIB malam tadi.
Mereka diamankan berawal dari pengaduan pihak masyarakat, bahwa ada sebagian dari mereka yang sangat meresahkan sewaktu ngamen di jalanan.

“Itu sok maksa kalo lagi ngamen..kadang mereka sambil mabok, jadi saya takut kalau mereka ngamen, jadi kami sangat resah” tutur seorang warga saat kami temui semalam setelah mereka diamankan.
Hal tersebut dibenarkan dan disampaikan semalam langsung oleh Opdal Satpol PP Kota Banjar, Sutarno dan didampingi oleh Kasi Pengaduan, Endra, ketika ditemui langsung oleh awak media.
“Ini dasarnya dari pengaduan masyarakat yang resah, banyak warga resah karena mereka, sehingga kami dari jajaran melakukan operasi pengamanan untuk meminimalisir dari kegelisahan masyarakat terutama warga Banjar” ujar Endra.
Warga, kata Endra, resah karena anak-anak yang berdandan ala punk tersebut sering mengamen sembari memaksa dan tidak sedikit dari mereka mengkonsumsi minuman keras dalam meminta uang di perempatan MTS atau Jalan Dewi Sartika Kota Banjar.

Ke 12 orang didata oleh pihak satpol PP dan tersebut 8 diantaranya merupakan warga Kota Banjar, sementara 4 orang lainnya warga luar Kota Banjar yakni dari Bandung, Tasikmalaya dan Ciamis.
“Anak punk yang terjaring semalam usianya masih belasan tahun, bahkan tidak sedikit dari mereka yang putus sekolah, jadi kami mengharapkan setelah ini, mereka bisa kembali ke orang tuanya lagi dan hidup layak seperti anak remaja lainnya dan bisa melanjutkan pendidikan mereka” pungkas Endra menutup wawancara kami semalam, Jumat (7/1/2022). (RD)



