METROPOST1.COM, Majalengka — Pasca diberlakukan Ganjil Genap sejak hari Jumat sampai dengan hari Minggu, wisata Paralayang sepi pengunjung.
Tidak hanya itu sejumlah pedagang yang berada di sekitar lokasi wisata mulai mengeluh, berdasarkan hasil pantauan secara langsung, Sabtu 18 September.
Menurut penuturan salah seorang penjaga karcis Tulus (70) warga Sidamukti sebelum di berlakukan sistem Ganjil Genap pengunjung lumayan banyak.
“Pengunjung bisa mencapai 100 orang bahkan lebih, kalau sekarang paling ada dibawah 50 orang pengunjung,’ kata Tulus.
Tampak terlihat penjagaan di gerbang pintu masuk Kepolisian, Satpol-PP dan Dishub Kabupaten Majalengka.
Dijelaskan dia, sepi pengunjung dikarenakan mereka beralih ke wisata Panyaweuyan karena di sana tidak dilakukan penyekatan.
Terkait harga karcis untuk per orang dikenakan biaya sebesar Rp 5000 baik motor maupun mobil.
Salah seorang pedagang Aksesoris anak Mayang (34) dari Jawa Tengah tinggal di Cibatu menuturkan, kalau hari pertama di berlakukan Ganjil Genap sepi kalau sekarang agak lumayan kebanyakan pengunjung berasal dari luar kota.
Sedangkan menurut Karti (43) tinggal di Buah Lega pendapatan turun drastis, beda dengan sebelum diterapkan Ganjil Genap pengunjung lumayan banyak.
Biasanya pengunjung rame sekitar jam 15.00 WIB dan tutup sampai jam 22.00 WIB Malam. ( Ade)



