Metropostnews.com/Lebak – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mencatat telah mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat sekitar 458.840 liter selama dua bulan terakhir, terhitung bulan Juli. Jumlah tersebut tentunya akan terus bertambah, karena berdasarkan perkiraan, puncak musim kemarau akan terjadi sampai akhir bulan September.
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Lebak, Febby Rizky Pratama mengatakan, pihaknya akan terus mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga. Karena saat ini warga benar benar sangat membutuhkan pasokan air bersih untuk keperluan sehari sehari.
“Kita akan terus mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga. Sampai saat ini saja tercatat sudah 458.840 liter air kita sebar ke warga diberbagai wilayah Lebak,” kata Febby, kepada wartawan, Selasa (05/09/2023).
Menurut Febby, berdasarkan update terbaru air bersih sekitar 458.840 liter tersebut telah didistribusikan ke masyarakat yang berada di 20 Kecamatan dari 48 Desa dengan sasaran 9.084 kepala keluarga dan 36.336 jiwa. Sehingga, pasokan air bersih merata diberbagai wilayah Lebak.
Kemudian, masyarakat terdampak kekeringan juga saat ini menginginkan agar terus disuplai air bersih minimal seminggu sekali. Sehingga keinginan tersebut harus benar benar diperhatikan sesuai dengan jumlah dan kebutuhannya.
“Kita tidak akan berhenti, selama masyarakat meminta dan membutuhkan, maka akan terus kita suplai, sampai dengan musim kemarau usai,” ucap Febby.
Lebih lanjut Febby mengatakan, jika selama ini pendistribusian air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan tersebut juga dibantu oleh pihak kepolisian,TNI dan unsur masyarakat lainnya. Tentu saja, hal tersebut menandakan jika kekeringan yang melanda ini membutuhkan penanganan dari semua pihak.
Selama penanganan musim kemarau kata Febby, untuk kelancaran pendistribusi air bersih pihaknya diperkuat dengan tiga unit armada pengangkut air dan satu unit milik Palang Merah Indonesia (PMI) Lebak. Kemudian, armada yang tersedia juga mendapatkan pasokan tambahan armada dari Kodim 0603 Lebak dan Polres Lebak.
“Semua armada diturunkan, baik punya kita, PMI, Kodim dan Polres. Intinya dibutuhkan penanganan bersama dari semua pihak untuk melayani masyarakat yang terdampak kekeringan,” tutup Febby.
Warga Kecamatan Cikulur, Oman Saputra mengharapkan, agar pemerintah daerah Kabupaten Lebak mendistribusikan bantuan air bersih ke wilayahnya dua kali dalam seminggu. Hal tersebut dikarenakan, diwilayahnya sumber mata air sudah mengering. (Ajat)

