METROPOSTNews.com | Cirebon – Polres Cirebon Kota melalui jajaran Satreskrim Polres Cirebon Kota berhasil mengamankan DD (17), pelajar SMK Kota Cirebon pelaku pembacokan saat tawuran di Jl. Tuparev pada Jum’at (28/1) lalu.
“Pelaku DD warga Mertasinga ini melakukan tindak pidana penganiayaan dengan menggunakan celurit kepada AP (19), seorang pelajar warga Pamijahan, Plumbon,” kata AKBP M Fahri Siregar saat memimpin Konferensi Pers di Mapolres setempat, Jl. Veteran No. 5, Kota Cirebon, Senin (31/1/22).
Lebih lanjut dijelaskan Kapolres, kejadian berawal saat korban bersama beberapa teman pelajar lainnya hendak Sholat Jum’at, namun tepat di depan SMK Muhamadiyah Jl. Tuparev terlibat aksi saling kejar dengan para pelaku uang merupakan pelajar dari SMKN Nasional.
“Para pelaku ini berjumlah 6 orang dengan mengendarai 4 sepeda motor,” kata Fahri didampingi Wakapolres, Kompol Troy Aprio, Kasatreskrim I Putu Asti Hermawan dan Kasi Humas, Iptu Ngatidja.
Bentrokan kedua kelompok pelajar pun tak terelakkan. Ketika korban mendekat, lanjutnya, terduga pelaku DD membacok tangan korban sebanyak 1 kali.
“Akibat dari perbuatan tersebut, Korban mengalami luka sobek di bagian pergelangan tangan kanan dengan 20 jahitan,” sebutnya.
Dari penangkapan terduga pelaku, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti, diantaranya, 1 unit roda dua, 1 buah Celurit, 2 buah HP.
“Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 351 (2) KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya lima tahun,” pungkas Kapolres. (Cepi)



