METROPOSTNews.com | Indramayu — Proyek Rigid beton di desa kliwed blok Bojong kecamatan kertasmaya kabupaten Indramayu disinyalir banyak kecurangan, salah satunya papan informasi, ketebalan volume hilang separo dari normal volume tinggi 20 cm pa diukur hilang 10 cm, bagian untuk coring/lab terlihat digali.
Pengawas proyek baik dari dinas PUPR dan pelaksana kerja tidak berada di lokasi proyek, justru menambah kecurigaan para media dan LSM saat kontrol sosial di lapangan.

Menurut keterangan inisial SHM warga sekitar proyek, ia mengatakan, “Saya sebagai warga Kliwed tidak tahu menahu soalnya papan informasi tidak dipasang jadi saya tidak tahu anggaran dari mana dan yang punya siapa, yang intinya proyek yang berada diblok Bojong desa kliwed ini tidak jelas” ungkapnya.
Menurut keterangan Sekjen LSM inovasi kemaslahatan (IK) Indramayu Sodikin, “Keterbukaan informasi publik itu sangat penting untuk dipasang, karena masyarakat harus mengetahui dari mana sumber anggarannya, Toh kalau proyek cor tersebut dibuat asal jadi masyarakat tahu nya ya pak kuwu lah yang harus bertanggung jawab.” ujarnya.

“Terus mengenai pelaksana atau pengawas proyek harus stanbay di lapangan supaya bisa mengawasi proyek tersebut, kalau tidak berada di tempat ya kesannya menghindar dari masyarakat dan pegiat sosial kontrol, ini sudah jelas melanggar aturan apalagi media metropostnews dan media lain sudah menemukan kejanggalan saat cek fisik proyek cor di lapangan” ucapnya (MT jahol)




