METROPOSTNews.com | Acara pelatihan Mobil training unit (MTU) Tahun 2022 kontruksi baja ringan, yang dilaksanakan selama 20 hari di desa tunggul payung dari mulai tgl 13 Juni sampai 5 Juni, berjalan dengan baik, dan beberapa hasil yang langsung diaplikasikan ke masyarakat, pada acara penutupan kegiatan dihadiri oleh, kepala Kepala BLK Kab.Indramayu, serta Perwakilan dari BBPV Lembang yang bertugas memonitoring dan mengevaluasi proses pelatihan.
Dalam Sambutanya, Kepala Desa tunggul payung Sujaya, AMK
Mengatakan ” Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya, kepada jajaran dinas Tenaga kerja Kab.Indramayu, Semoga Kegiatan ini dapat bermanfaat bagi yang mengikuti pelatihan, juga untuk masyarakat desa tunggul payung, serta saya berpesan kepada 16 peserta yang telah mengikuti pelatihan, bisa menularkan kemampuannya kepada masyarakat desa tunggul payung, dan bersama sama menciptakan kemandirian kepada masyarakat, dan saya berjanji jika Banprov turun perbaikan kantor Desa akan melibatkan semua yang sudah terlatih” Selanjutnya Sujaya mengucapkan Meminta maaf atas fasilitas yang disediakan pemerintah desa tunggul payung yang serba kekurangan” Ungkapnya
Asep Kurniawan, M.Pd selaku Kepala BLK, yang juga hadir dalam acara penutupan pelatihan mengatakan “Semoga pak kuwu bisa menindaklanjuti dan memberdayakan apa yang sudah kami berikan berupa pelatihan, agar dapat berkembang lagi bukan cuma di desa tunggul payung, akan tetapi bisa bermanfaat secara luas, agar dapat menciptakan kemandirian serta peningkatan perekonomian masyarakat, dan bisa mengurangi pengangguran di desa tunggul payung karena kebutuhan infrastruktur ke depan akan meningkat, dan pasti akan membutuhkan SDM yang punya keahlian” Paparnya
Kegiatan pelatihan juga mendapatkan apresiasi dari Staf Khusus Bupati Indramayu Bidang UMKM, Ato Susanto yang hadir dalam. Acara penutupan kegiatan,
Gery selaku instruktur yang mendampingi pelatihan Selama 20 hari di desa tunggul payung saat ditemui awak media Metropostnews.com mengatakan “16 peserta yang mengikuti pelatihan ini semuanya sangat antusias dan semangat, sehingga dalam proses yang sangat pendek hanya 20 hari, dapat langsung di aplikasikan ke masyarakat dengan, dengan berani menerima permintaan dari masyarakat untuk membuat kanopi dari baja ringan, mereka bisa menyelesaikan dengan baik, dan dengan hasil yang sempurna, juga mendapatkan kepuasan dari konsumen, itu salah satu harapan saya sebagai instruktur, peserta dapat berani tampil di masyarakat” Ungkpnya.
Salah satu Perwakilan peserta juga di sela sela kegiatan mengatakan “Alhamdulillah saya mewakili teman teman yang mengikuti pelatihan, sangat berterimakasih, banyak sekali manfaat yang saya terima, dan berharap pelatihan pelatihan seperti ini di perbanyak lagi”
(Bang Ay)



