Metropostnews.com | LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong pembangunan daerah berkelanjutan melalui pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Kegiatan tersebut digelar pada Kamis, 9 April 2026, secara hybrid dengan pusat pelaksanaan di Aula Multatuli, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Lebak. Musrenbang menjadi forum strategis yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan guna merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah.
Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak, Halson Nainggolan, mengatakan Musrenbang RKPD merupakan wadah partisipatif yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, dunia usaha, serta masyarakat.
“Melalui forum ini diharapkan tercapai kesepakatan substansi rancangan RKPD Tahun 2027 yang nantinya dituangkan dalam berita acara, meliputi penajaman prioritas, tujuan, sasaran, program, kegiatan, dan subkegiatan pembangunan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Lebak, Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kesinambungan program prioritas daerah sebagai bagian dari implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
Menurutnya, visi pembangunan daerah “Lebak Ruhay” (Rukun, Unggul, Hegar, Aman, dan Yakin) harus diwujudkan melalui program yang terarah dan terintegrasi.
Bupati Hasbi menjelaskan, fokus pembangunan Kabupaten Lebak pada tahun 2027 diarahkan pada empat sektor utama, yakni penguatan ketahanan pangan, penurunan angka kemiskinan, peningkatan kualitas pelayanan publik dan kawasan perkotaan, serta percepatan pembangunan infrastruktur.
“Keempat fokus ini menjadi prioritas utama yang harus dijalankan secara terintegrasi agar manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Sementara itu, perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Jayadi, menyampaikan sejumlah tantangan yang masih dihadapi Kabupaten Lebak. Di antaranya persoalan kemiskinan, kualitas sumber daya manusia, optimalisasi potensi ekonomi daerah, serta peningkatan konektivitas infrastruktur.
Ia menilai, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam menjawab berbagai tantangan tersebut melalui perencanaan yang lebih terukur dan tepat sasaran.
Melalui Musrenbang RKPD 2027, Pemerintah Kabupaten Lebak berharap dapat menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih tajam, responsif, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Pemkab Lebak optimistis, dengan perencanaan yang matang dan kolaboratif, pembangunan daerah ke depan akan semakin terarah serta mampu mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat. (Ajat)

