METROPOSTNEWS | KALTIM – Gangguan dua unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati, membuat suplai listrik ke PLN area Berau jadi berkurang. Kondisi tersebut, memaksa perusahaan pelat merah bidang kelistrikan melakukan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah.sebenar nya kondisi seperti ini udah berlangsung bertahun tahun apalagi menjelang mau bulan puasa pasti ada pemadaman bergilir jadwal nya pun tidak sesuai
Manajer Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN area Berau, M Akhlis menyebut, hanya satu unit pembangkit di PLTU Lati yang berfungsi. Untuk unit 1 sedang dilakukan pemeliharaan dan unit 3 dilakukan pemadaman emergency karena kerusakan pada mesin pengisian bunker bahan bakar.
“Pemadaman dikarenakan kurangnya suplai daya dari excess PLTU Lati. Untuk suplai dari PLTU Lati ke kami (PLN) hanya 3,4 MW (Megawatt),” ucapnya.
Meski sudah memaksimalkan suplai dari PLTU Berau sekira 9,2 MW dan PLTD Sambaliung sebesar 8,5 MW, belum cukup mengakomodir seluruh pelanggan PLN. Total daya mampu kini hanya 21,1 MW, sedangkan beban puncak mencapai 24 MW-31 MW.
“Kalau beban puncak tergantung dari kondisi cuaca, jika hari panas bisa mencapai 31 MW,” jelasnya.
Untuk jangka waktu pemadaman listrik bergilir belum bisa diketahui. Karena suplai listrik ke rumah-rumah pelanggan masih ketergantungan dari excess power PLTU Lati.
“Kami masih menunggu info perbaikan dari PLTU Lati. Mudah-mudahan bisa cepat teratasi dan bisa cepat normal kembali,” harapnya. (TIM)
