MetropostNews, Tangerang — Aksi penebangan pohon mangrove marak terjadi di sepanjang jalan menuju wisata Pulau Cangkir, Kronjo, Tangerang.
Hal ini terlihat dari pemantauan yang dilakukan tim gabungan Info Mangrove Nusantara (IMANU) bersama Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tangerang, Minggu siang (21/11/2021).

Tim IMANU dan HNSI menemukan, ada sejumlah pohon mangrove sengaja ditebang. Sementara, makin banyak bangunan yang berdiri di pinggiran Sungai Cipasilian, yakni di sekitar habitat mangrove tumbuh.
Tim juga menemukan, ada pondasi bangunan yang melingkari rumpun tanaman mangrove sehingga dikhawatirkan tanaman itu akan jadi korban penebangan,
Warga setempat, Komar Saat ditemui awak media membenarkan banyak bangunan berdiri dan sebagian diantaranya bahkan dibuat permanen. Kondisi ini dikhawatirkan akan menjadi penyebab kerusakan tanaman mangrove.

Penggiat IMANU, Marnan Sarbini di lokasi juga prihatin dengan kerusakan tanaman mangrove. “Penebangan harus dihentikan dan bangunan yang ada harus ditertibkan agar jangan merusak habitat mangrove,” tegas Marnan yang juga Pemimpin Redaksi InfoTerbit.com.
Sementara, Ketua HNSI Kabupaten Tangerang H. Abudin menegaskan, pihaknya bersama IMANU akan melaporkan masalah ini kepada pihak-pihak terkait agar kerusakan lingkungan di Pulau Cangkir bisa dicegah. (Hadi)




