Metropostnews.com-Tangerang – Terkait keluhan warga yang sudah geram dan tidak nyaman karena dampak pencemaran lingkungan limbah B3 di PT SLI (Sukses Logam Indonesia) yang berlokasi di kampung Cengkok RT 02/03 Sentul Balaraja Tangerang kembali adakan sosialisasi dengan para tokoh dan warga setempat pada hari Minggu tanggal 22 September 2024.

Diketahui,pada agenda konsolidasi kemarin Sabtu lalu yang di hadiri oleh kepala desa Sentul dan jajaran nya masih dalam tahap proses klarifikasi keluh kesah warga soal dampak pencemaran limbah B3.
Kementerian KLHK dari Jakarta hadir mendatangi warga Sentul,guna menyikapi dan mendalami persoalan limbah B3 di PT SLI yang memang sangat prihatin dan efeknya sangat berbahaya bagi lingkungan sekitar.

Perwakilan dari KLHK mengatakan kami hadiri disini karena adanya laporan adanya pencemaran udara B3 dari PT SLI yang beroperasi kembali di desa Sentul Balaraja Tangerang.
“Kita harus kumpulkan data yang faktual,biar nanti kalau datanya sudah terkumpul agar istilahnya”kolam nya sudah terukur” jadi hasil dari kumpulan ini agar ada hasil yang baik dan tepat supaya bisa kami angkat keluhan warga ke pimpinan kami,dan saya berharap agar warga tetap bersabar dengan kondisi yang sekarang” ucapnya.
Di kesempatan lain,tokoh masyarakat Bapak Ade Irawan mengatakan sebenarnya ini adalah masalah klasik,setiap PT SLI beroperasi kembali kami kena dampaknya,kalau tidak bisa mengendalikan dampak lingkungan lebih pindah, kalau gak ya tutup pabrik nya!!

“Karena setiap beroperasi PT SLI ada beberapa dampak faktor berbahaya salah satunya Abu Zinc yaitu abu yang masuk ke area warga pada pagi hari dan paling pasif itu ke area gudang bahan baku di salah satu warga,dan yang kedua sekarang ini bau menyengat dan lumayan awet di dalam rumah bahkan sampai meluas ke wilayah KWT(kawasan wanita tani) di sawah. Apalagi ada yang punya penyakit asma ini yang paling riskan dengan efek nya bisa kemungkinan sampai 24 jam” Terang Ade Irawan.
Beliau berharap agar pihak kementerian KLHK segara menindaklanjuti permalasahan yang serius ini,kalau perusahaan minor kami bisa terima, tapi ini jelas sudah mengganggu dampak lingkungan warga dengan efek pencemaran udara limbah B3 yang sudah jelas sangat berbahaya bagi kesehatan.
Red/Hasan

