METROPOSTNews.com | Indramayu – Kasatpol PP Kabupaten Indramayu Teguh Budiarso dengan santainya memberikan jawaban atas pertanyaan Rekan Media seputar maraknya peredaran Miras, Mihol dan Tuak yang semakin ramai jelang bulan puasa di Kecamatan Kedokan Bunder.
Saya akui penjual Miras, Mihol dan Tuak di bulan Maret mengalami peningkatan yang cukup berarti, namun saya tidak tinggal diam. Semuanya sudah ada kerangka pengaturan bagaimana sikap kita selaku perangkat daerah dalam memelihara ketentraman dan ketertiban umum serta menegakan Peraturan Daerah, Organisasi tata kerja Satuan Polisi Pamong Praja ditetapkan dengan Peraturan Daerah. Dikatakan Kasatpol PP Kabupaten Indramayu, Teguh Budiarso
Masih menurut Kasatpol PP Kabupaten Indramayu Teguh Budiarso, ketika disinggung mengenai kondisi Pasar Tumpah Desa Jatibarang hari Rabu dan Minggu yang menimbulkan kemacetan parah dengan Bijaksana mengatakan siap melakukan penertiban.
“Cuman yang jadi masalah Dinas lain sudah mempersiapkan lahan pengganti yang akan ditempati pedagang, contoh pedagang di depan Pengadilan Agama ditertibkan. PKL menyadari akan kesalahannya dan saya juga mengarahkan agar berjualan di dalam areal lokasi Stadium” katanya.
Sedangkan untuk penjual Miras Mihol di Kecamatan Kedokan Bunder sudah terpantau ada 3 pedagang besar, tinggal langkah sidak penertiban. “Saya akui personil Satpol PP masih sangat kurang dengan luas wilayah Kabupaten Indramayu yang cukup luas” katanya.
“Sedangkan untuk anak jalanan, anak punk ODGJ lihatlah sekarang sudah hampir tak nampak, tidak terlihat lagi. Adapun untuk lampu merah jatibarang itu biasanya anak anak jalanan pendatang setelah ngamen lalu cari truk kosong terus berangkat lagi” pungkasnya. (OTONG)



