METROPOSTNews.com | Majalengka – Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Majalengka, Jawa Barat ditutup sementara atau lockdown. Terhitung dimulai pada tanggal 21- 26 Februari 2022.
Diketahui ditutup sementara Kantor Disdik Majalengka, ada sepuluh pegawai positif yang dinyatakan terpapar virus Covid-19.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Majalengka, Lilis Yuliasih mengatakan, penutupan sementara kantor dinas pendidikan itu dilakukan selama 5 hari.
Ia menjelaskan Kantor Disdik ditutup sementara terhitung, mulai hari Senin tanggal 21-26 Februari 2022.
“Tapi tidak menutup kemungkinan bertambah (harinya), karena kita menggunakan sistem tes surveilans epidemiologi, yang mana ada 2 kali tes, hasilnya baik yang positif maupun negatif harus isolasi mandiri,” kata Lilis kepada media melalui sambungan telepon, Selasa 22 Februari 2022.
Sambung dia, dari jumlah pegawai Disdik Majalengka yang terpapar virus Covid-19 tersebut, terdiri dari seorang Kabid dan dua kasi.
Sisanya, jelas dia yakni staf yang bekerja di lingkungan dinas pendidikan.
“Jadi dalam pemeriksaan dua kali tes itu, jika dua-duanya hasilnya positif, isolasi mandirinya lebih lama, yakni 14 hari,” ucap Kadisdik Majalengka.
“Mereka sekarang isolasi mandiri di rumah masing-masing dan sementara pelayanan melalui online,” ujarnya.
Pasca penutupan sementara kantor Disdik Majalengka, pihaknya mengaku langsung melakukan koordinasi ke Dinas Kesehatan.
Akhirnya, Dinas Kesehatan pun langsung menindaklanjuti dengan melakukan tracing dan mulai melakukan penyemprotan cairan disinfektan dilingkungan kantor tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, Harizal F Harahap mengatakan, selain kantor Disdik, ada beberapa kantor dinas lainnya yang melakukan hal yang sama.
Dilakukannya penyemprotan tersebut, imbas dari adanya para pegawai tersebut terpapar positif Covid-19.
“Kalau WFH saya kurang hapal, tapi yang dilaporkan adanya pegawai yang positif itu ada beberapa pejabat maupun staf di dinas-dinas yang lain, sebagai contoh ada di Dinas UKM, Dispora, yang saya tahu seperti itu,” jelasnya. (Ade)




