METROPOSTNews.com, Lebak — Ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja kembali turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi di Kantor Bupati Lebak, Rangkasbitung, Jumat (26/11/2021).
Aksi Buruh SPN dan SPMI meminta kenaikan UPAH buruh yang maksimal sesuai kebutuhan para buruh menuntutnya upah UMK kabupaten Lebak sangat rendah dibandingkan dengan kabupaten yang ada di Provinsi Banten.

“Dengan UMK kabupaten Pandeglang saja, UMK Lebak masih kalah terendah, bagaimana untuk meningkatkan kesejahteraan para buruh di kabupaten Lebak,” ujar ketua DPC SPN Kabupaten Lebak saat mediasi.
Hanya 22.000 kenaikan upah buruh menjadi tidak layak buat peningkatan kesejahteraan buruh yang ada di kabupaten Lebak.
Alkadri Asda 1 Kabupaten Lebak menyampaikan dan mengapresiasi rekan-rekan dari SPN Lebak dan KSPI Tangerang bersama jajarannya dan akan menindak lanjuti ke pihak pemerintah di Provinsi Banten terkait upah buruh di kabupaten Lebak,” pungkasnya.
Ditempat yang sama kepala dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Lebak Tajudin mengatakan, “yang kemarin yang disampaikan terkait upah buruh di kabupaten Lebak sedang dalam proses dan kita tunggu hasilnya,” ucap kadis Disnaker Lebak.

“Penyampaian oleh kepala dinas tenaga kerja Tentang usulan upah buruh yang sedang diproses itu tidak relevan, seharusnya pihak pemerintah menerima usulan dari pihak buruh sesuai peraturan dan perundangan-undangan yang berlalu kami minta upah buruh di kabupaten Lebak sebesar 3.122.450 sedangkan saat ini UMK Lebak hanya 2.751.313 dengan hal ini kami minta naik 13,50%,” pungkas Sidik Kuen.
Sementara, untuk memastikan aksi unjuk rasa berjalan damai dan kondusif, Polres Lebak menerjunkan para personilnya untuk mengawal penyampaian aspirasi buruh kali ini.
Pengamanan itu dipimpin langsung oleh Wakapolres Lebak Kompol Bambang Supeno didampingi para PJU Polres Lebak dan personil Polres Lebak sesuai sprint.
“Ya hari ini kita akan melaksanakan pengamanan kegiatan penyampaian pendapat di depan umum atau aksi unjuk rasa dari teman-teman kita aliansi buruh di Pemda Lebak,” ujar Bambang.
Polisi Tingkatkan Keamanan Pada Sidang Perkara Dugaan Terorisme Munarman di PN Jaktim.
“Kita akan memberikan pelayanan terbaik, guna memastikan pelaksanaan aksi unjuk rasa berjalan dengan aman dan lancar, tanpa ada aksi anarkis atau pengrusakan,” sambung Bambang.
Wakapolres pun berpesan kepada para personilnya untuk melakukan pengawalan aksi secara damai dan humanis.

“Saya juga berpesan kepada Personil, Agar berikan pelayanan secara humanis, laksanakan tugas sesuai dengan SOP,” pesannya.
Terakhir Wakapolres Lebak menghimbau kepada para peserta aksi agar bersama-sama menjaga kondusifitas.
“Kami mengajak kepada para peserta aksi agar bersama – sama menjaga kondusifitas, sampaikan aksi dengan damai dan tetap mematuhi protokol kesehatan,” tutupnya. (N@nk-Ulle)



