METROPOSTNews.com | Majalengka – Operasi kelengkapan pemeriksaan administrasi kendaraan angkutan umum barang dan orang, Dinas Perhubungan ( Dishub ) Majalengka dipimpin Kanit Operasi Dishub Edy Suryadi didampingi AIPTU. Aris dan IPDA. Aseng Kanit Turjawali Polres Majalengka, di Jl Raya Cirebon – Bandung G- Tol Sumberjaya Majalengka, Sabtu ( 15/01/2022 ).
Di samping penertiban surat – surat kendaraan, kendaraan jenis Odong – odong pun jadi sasaran prioritas dalam kegiatan operasi Dishub. Karena kerap kali dalam beroperasinya kendaraan jenis Odong – odong tidak sesuai di jalur yang sudah ditentukan, namun dalam operasinya Odong – odong marak berkeliaran di jalan raya.

Dinas Perhubungan ( Dishub Majalengka ) terus melakukan pemeriksaan dan pemantauan kendaraan jenis Odong – odong, jika terjadi pelanggaran maka pihak Dinas Perhubungan akan menindak dan ditertibkan. Seperti apa yang dijelaskan Kanit Operasi Dishub Edy Suryadi di lokasi kegiatannya.
Operasi yang dilaksanakan di Jln raya Cirebon – Bandung di G – Tol Sumberjaya Majalengka diantaranya kendaraan yang belum jelas peruntukannya, “seperti odong-odong karena sudah mulai ada letupan – letupan kecil dari bawah dengan naik odong-odong yang tidak sesuai jalur seharusnya kan mereka itu beroperasi di jalur jalur wisata tidak boleh berkeliaran ke Jalan Raya” katanya.

Ia menambahkan, “kami dari Dishub didampingi dari Satlantas Polres Majalengka untuk menertibkan kendaraan odong – odong tersebut. Kami dari Dishub didampingi Satlantas Polres Majalengka dan lembaga terkait tidak lepas sangat berharap kendaraan jenis odong – odong tersebut jangan masuk ke jalur jalan raya, apalagi saat ini sudah ada gesekan dengan angkutan kendaraan umum jenis orang Elf dan angkot yang jelas-jelas mereka perijinan ditempuh” ujarnya.
Lebih lanjut, sementara odong – odong kan peruntukan tidak jelas begitu khususnya untuk di jalur dalam koridor tempat – tempat wisata, “dan jika terjadi pelanggaran maka ini lagi dibahas sama pimpinan untuk supaya odong – odong tersebut tidak mengganggu angkutan umum di wilayah-wilayah tertentu dan diterapkan sesuai SOP yang diterapkan” pungkasnya. ( Sunarto Aryodinoto )




