MetropostNews.com | INDRAMAYU – Aksi brutal geng motor kembali meresahkan warga Kabupaten Indramayu setelah dua kelompok terlibat perang terbuka di Jalan Ir. Haji Juanda, Desa Singajaya, pada Jumat Kliwon (12/6/2026) malam.
Bentrokan sengit yang terjadi di tengah malam tersebut seketika mengubah jalanan menjadi arena mencekam hingga memicu kepanikan masyarakat sekitar.
Situasi semakin runyam saat petugas tiba di lokasi untuk membubarkan massa, yang kemudian memicu aksi kejar-kejaran dramatis antara petugas dan para berandalan bermotor yang berusaha melarikan diri dari sergapan.
Petaka justru menimpa seorang warga setempat bernama Warji yang saat itu hendak menyeberang jalan di sekitar lokasi kejadian.
Di tengah kepanikan aksi pengejaran, korban yang tidak tahu-menahu tentang bentrokan tersebut mendadak dihantam keras oleh motor petugas yang sedang memburu kawanan geng motor.
Akibat insiden tragis ini, korban mengalami luka-luka dan diduga meninggal ditempat.
Masyarakat minta agar aparat penegak hukum segera mengambil tindakan tegas tanpa kompromi guna memberantas tuntas aksi premanisme jalanan ini.
Menanggapi konflik berdarah tersebut, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Indramayu, Kang Supardi, mengecam keras aksi anarkis yang merugikan warga sipil dan meminta para remaja tersebut menyalurkan energinya ke hal positif.
Beliau menegaskan agar stigma negatif geng motor segera diubah menjadi prestasi dengan mengalihkan konvoi ugal-ugalan ke dalam komunitas resmi yang produktif dan taat aturan. (Tuti Ragil)

