Foto : Puluhan aktivis masyarakat yang tergabung dalam Tangerang Utara Community Center (TCC) Demo Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang
METROPOSTNews.com | Kabupaten Tangerang – Audiensi antara Tangerang Utara Community Center (TCC) dan Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang terkait proses seleksi calon kepala sekolah menemui jalan buntu.
Prayogo Ahmad Zaidi selaku Direktur TCC, mengaku akan melaporkan Dindik Kabupaten Tangerang kepada Ombudsman atau PTUN Serang.
“Hasil pertemuan tidak ada titik temu. Karena itu besok kami akan laporkan Dindik kepada Ombudsman atau PTUN Serang,” ujar Prayogo kepada Wartawan.
Hal tersebut diungkapkan Direktur Tangerang Utara Community Center (TCC) Prayogo Ahmad Zaidi, usai dirinya bersama puluhan aktivis lainnya dan mahasiswa menggelar aksi demo di depan Kantor Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang, Kamis (9/6/2022).
Prayogo juga menyebutkan, bahwa ia memiliki bukti fisik kelalaian secara administrasi.
Dan menurutnya Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang sejauh ini tidak transparan mengenai proses seleksi yang dilakukan.
“Harusnya menguji kompetensi calon Kepala Sekolah itu dipertontonkan di ruang publik dan pelaksanaan seleksi harus terbuka dan tidak terkesan hanya mengambil berkas di atas meja sesuai selera dan pesanan,” ungkap Prayogo.

Sementara itu kepada awak media, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Syaifullah menyebutkan audiensi tidak akan mendapatkan titik temu.
Hal ini dikarenakan adanya perbedaan persepsi antara dinas dengan TCC.
Ia pun menyebutkan, pihaknya sepakat agar permasalahan tersebut diselesaikan ke ranah yang lebih tinggi.
“Kami sepakat dengan TCC untuk ditindaklanjuti ke lembaga yang tertinggi yakni PTUN Serang. Karena ini menyangkut aturan main,” jelasnya.
Syaifullah juga menjelaskan, bahwa yang bertanggung jawab penuh atas seleksi calon Kepsek dan Pengawas adalah Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (LPPKSPS).
“Yang bertanggung jawab LPPKSPS, anggaran yang digunakan adalah APBD,” tandasnya.




