METROPOSTNews.com | Lebak – Diduga oknum RT dibeberapa kampung yang berada di desa malingping selatan, keliling ke tiap-tiap rumah Keluarga Penerima Manfaat(KPM) blt migor dan bpnt senin (18/4).
Ketika dikonfirmasi oleh wartawan salah satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berdomisili di salah satu kampung tersebut yang enggan disebutkan namanya, mengakui dan mencaritakan Rt yang datang ke rumahnya.
“Bukan di pungut sih, tapi pak RT datang itu kerumah saya, katanya tidak apa-apa kalau ada yang mau ngasih seikhlasnya saya terima kalau tidak ada yang ngasih juga tidak apa-apa, begitu kang”, ungkapnya.
Ia mengaku bingung karena KPM lain pun juga memberi dengan nominala yang sama.
“Saya juga kebingungan kalau saya ngasi misalkan 20 ribu untuk pak RT takutnya gimana gitu soalnya, KPM yang lain juga pada ngasih 50 ribuan rata. yang dapat bantuan BPNT/BLT MIGOR. Yah saya juga terpaksa jadinya di samakan kaya yang lainnya”, ujar KPM yang diminta di rahasiakan namanya.
Menyikapi terkait dugaan oknum RT salah satu aktivitas Galih Januari Pamungkas, mengatakan semua bentuk dalih tidak dibenarkan.
“Semua bentuk dalihnya seperti dikasih KPM seikhlasnya, itu tidak di benarkan justru itu terkesan meminta seikhlasnya, cara halus memaksa warga mengeluarkan uang”, tegasnya.
Dia berharap para oknum yang meminta seikhlasnya itu sadar. Apa yang mereka lakukan termasuk dalam ranah korupsi. “gratifikasi,”
(Hasanudin)




