METROPOSTNews.com | Lebak – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat berkomitmen memberikan yang terbaik bagi masyarakat di bidang pembangunan konstruksi, baik itu perbaikan sarana Jalan, Irigasi, Penataan bangunan dan lingkungan, perbaikan Embung dan lain lain sebagainya.
Untuk itu, berbagai jenis pekerjaan yang sedang ditangani oleh PUPR Lebak kini sedang dikebut. Bahkan, saat ini progres capaian rata rata pekerjaan konstruksi di semua bidang sampai Bulan Mei tahun 2022 mulai menunjukan angka yang signifikan. Tentu saja, hal ini dilakukan semata-mata agar warga dapat menikmati hasil pekerjaan dengan baik.

“PUPR Lebak berupaya semaksimal mungkin untuk melaksanakan segala jenis pekerjaan yang dikelola oleh PUPR. Baik itu di bidang irigasi, perbaikan jalan, penataan bangunan dan lingkungan, kita ingin hasil pekerjaannya tersebut dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat,” kata Kepala Dinas PUPR Lebak, Irvan Suyatupika, ST MT kepada Metropostnews.com, Minggu (17/07/2022).
Saat ini, lanjut Irvan, pihaknya mengelola jumlah pagu anggaran sebanyak Rp136.030.965.230, dari 12 item pekerjaan yang terdiri dari pembangunan Embung dan penampung air lainnya, dengan volume 7,00 paket dan memiliki pagu Rp4.793.935.100, serta progres fisik 41.71 persen. Kemudian, pembangunan bangunan perkuatan tebing, dengan volume 10.00 paket, dengan pagu Rp7.040.690.500, serta memiliki progres pekerjaan sekitar 91.00 persen. Selanjutnya kata Irvan, Rehabilitasi Embung dan Penampungan Air lainnya, sebanyak 2,00 paket serta pagu Rp387.993.000 dan saat ini progresnya sekitar 76.50 persen.

Lantas, kegiatan peningkatan Jaringan Irigasi Permukaan, sebanyak 8,00 paket, dengan pagu Rp5.973.208.100 dan saat ini capaian progres fisik sebesar 64.50. Kemudian, pembangunan SPAM Jaringan Perpipaan di Kawasan Pedesaan sekitar 1.00 paket dengan pagu Rp418.940.000 serta capaian progres 0,00 persen.
Terus, lanjut Irvan lagi, Supervisi Pembangunan/Peningkatan/Rehabilitasi Sistem Drainase Perkotaan, sebanyak 28,00 paket dengan pagu Rp9.985.062.600 serta telah mencapai progres fisik sebesar 28.04 persen.
Kegiatan perencanaan, pembangunan pengawasan dan pemanfaatan bangunan gedung daerah Kabupaten/Kota, sebanyak 7,00 paket dengan nilai pagu Rp9.476.428.500, serta masih 0,00 progres fisik. Kemudian, penataan bangunan dan lingkungan, sebanyak 1,00 paket dengan pagu Rp308.160.100 dan masih 0,00 persen progresnya.

Kemudian pembangunan jalan, sebanyak 3,00 paket dengan pagu Rp6.135.462.110 serta masih 0,00 progres fisik. Lantas, rekonstruksi jalan, sebanyak 11 paket dengan pagu Rp84.971.320.650 dengan progres fisik sekitar 23,61 persen. Rehabilitasi jalan, sebanyak 4,00 paket dengan pagu Rp5.515.114.570 serta saat ini memiliki progres pekerjaan sekitar 53,21 persen. Dan yang terakhir kata Irvan, adalah pembangunan jembatan, sekitar 1,00 paket dengan pagu anggaran Rp1.024.650.000, dengan progres fisik sekira 7,34 persen.
“Itu progres capaian rata-rata pekerjaan konstruksi yang kami kerjakan hingga Bulan Mei kemarin,” ujar Irvan.
Lebih lanjut Irvan mengatakan, anggaran yang digunakan untuk keseluruhan program tersebut berasal dari dana APBD, DAK dan Afirmasi. Dengan jumlah akumulasi anggaran secara keseluruhan sebanyak Rp136.030.965.230, dengan keseluruhan progres mencapai 32.16 persen secara akumulatif sampai bulan Mei. (Adv)



