METROPOST1.COM, Lebak — Hujan deras hari Jumat sore mengakibatkan bendungan Cijoro meluap dengan deras hingga mengakibatkan terputusnya jembatan Cijora desa Pasir Tanjung kecamatan Rangkasbitung kabupaten Lebak propinsi Banten.
Jembatan Cijoro merupakan akses jalan warga desa Pasir Tanjung kecamatan Rangkasbitung.
Warga desa Pasir Tanjung yang biasa menggunakan jembatan tersebut terhambat aktivitasnya, warga dua desa tersebut harus memutar jalan yang jaraknya lebih jauh. Terputusnya jembatan Cijoro bendungan diakibatkan terjangan air yang sangat deras karena hujan yang sangat besar dengan waktu yang cukup alot ditambah kiriman air dari kampung Kopi.

Pondasi jembatan tergerus air yang sangat deras sekali, kata warga setempat tendangan air dari bendungan seperti menghantam pondasi jembatan mengakibatkan pondasi ambrol.
“Kami warga berharap dinas terkait supaya segera memperbaiki jembatan karena terputusnya jembatan tersebut, akibatnya jadi susah kami untuk beraktivitas kembali” ucap Ade, salah seorang warga.
Sementara itu, Bupati lebak Hj. Iti Octavia Jayabaya memerintahkan kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang untuk segera memperbaiki jembatan Cijoro bendungan, karena jembatan tersebut merupakan akses vital masyarakat dua desa.
Arus lalulintas untuk sementara dialihkan ke jalan Balida dan Catihan untuk tidak mengganggu proses perbaikan jembatan yang membutuhkan waktu sekitar 3 bulan kedepan yang menggunakan komposisi beton dan dibangun baru sepanjang 12 meter” terang bupati Hj. Octavia Jayabaya.

Plt kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kabupaten Lebak Bpk. Irvan Suyutupika yang dihubungi mengatakan, perbaikan jembatan Cijoro bendungan akan segera diperbaiki dan sudah menurunkan sejumlah alat berat.
Dalam pantauan reporter, alat berat sudah ada di tempat lokasi jembatan Cijoro bendungan dan mulai melakukan aktivitasnya. (Agoes)



