METROPOST1.COM, Majalengka — Terkait wacana tentang Percepatan Pembentukan Propinsi Cirebon (KP3C) yang sudah dideklarasikan hari kemarin.
Anggota DPR RI Komisi IV H Sutrisno sekaligus mantan Bupati Majalengka mengatakan, bahwa ini bukan setuju tidak setuju untuk merubah tatanan kehidupan bernegara.
Orientasi tertuju pada bagaimana kehidupan rakyat, bahwa perubahan ini akan mendorong peningkatan taraf kehidupan rakyat dari sebelumnya.
Apa yang diinginkan rakyat negara pasti akan mengikuti manakala kajian sudah benar.
”Jangan hanya semangat, hanya emosional tapi tidak mengkaji pemanfaatannya ke depan,” kata Sutrisno, Rabu 29 September 2021.
Dijelaskan dia, tidak semua pemekaran itu bisa membawa perubahan secara signifikan ada juga yang membuat ketergantungan pada pemerintah pusat.
”Cuman kalau kita, saya ini kadernya Bung Karno jangan lupa khan jas merah itu kata ,” ujarnya.
Kalau kita kembali pada sejarah Jawa barat bisa seperti ini asalnya dari Cirebon juga.
Kebudayaan Cirebon yang mengangkat Jawa barat seperti ini, kemudian menyebar sampai ke Banten.
“Tapi itu perlu kajian ya itu saja konsep berpikirnya jangan hanya semangat emosional, datangin tuh para tokoh-tokohnya, para sesepuhnya, semua diajak berbicara,” tuturnya.
Perjuangan pemekaran ini untuk masyarakat secara keseluruhan dan untuk negara secara keseluruhan juga.
”Saya mah tidak ingin hanya semangat tapi tanpa dasar pertimbangan yang kuat,” jelasnya. ( Ade)



