METROPOSTNews.com | Kabupaten Tangerang – Sebanyak 25 unit mobil dikerahkan mengangkut kurang lebih 500 massa untuk mendatangi kantor bupati Kabupaten Tangerang di kecamatan Tigaraksa, Kamis (15/9/22).
Massa yang bertolak dari kecamatan Pakuhaji ini menyuarakan tuntutan mereka dengan berorasi di depan gedung Bupati Kabupaten Tangerang.
Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Tangerang Utara (Formatur) itu, menuntut agar PT Padi-padi Picnic segera ditutup.
“Kita datang ke sini bawa 25 mobil, itu ngangkut 500 orang untuk meminta pemerintah kabupaten Tangerang menutup Padi-padi” ungkap Koordinator Aksi Formatur, Duliman Jigo kepada jabarbanten.id , Kamis (15/9/22).
Dikatakannya, Formatur menuntut Pemerintah Kabupaten Tangerang agar menutup PT. Padi-padi Picnic yang berlokasi di Desa Kramat- Pakuhaji, karena tempat kuliner dengan konsep sawah itu tidak berijin.
“Mereka ini melanggar Perda, melanggar Perbup. Karena itu sudah seharusnya Padi-padi ini ditutup, mereka ingin untung tapi gak mau mengikuti peraturan, tutup saja gak ada kontribusinya juga untuk masyarakat” ujar Jigo saat melakukan orasi di atas mobil komando.
Jigo pun menegaskan, memang benar keberadaan Padi-Padi picnik tidak mensejahterakan masyarakat sama sekali, terutamanya masyarakat Desa Kramat, Pakuhaji.
“Kita ini aksi damai, kita ingin menyuarakan agar Bupati Zaki segera menutup Padi-padi. Mereka ngakunya punya IMB, tapi saya tanya RT, RW bahkan pak lurah, mereka bilang gak ada komunikasi dari Padi-padi ini, gimana ada IMB sementara ijin lingkungan saja enggak” pungkasnya.
Terlihat aparat kepolisian menjaga jalannya aksi tersebut, beberapa akses jalan pun terlihat diportal guna pengamanan.
Beberapa perwakilan dari massa aksi Formatur pun memasuki gedung bupati, mereka ditemui anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Tangerang Jayusman, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Soma Atmaja, dan beberapa perwakilan Dinas terkait lainnya. (Aditya)



