Metropostnews.com/LEBAK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak mencatat sebanyak 17.557 warga telah mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar di 43 puskesmas sejak Februari hingga 30 Juni 2025. Program ini menjangkau 28 kecamatan di wilayah Lebak.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Endang Komarudin, mengatakan dari total 18.463 warga yang mendaftar, 17.557 di antaranya telah berhasil terlayani. Peserta didominasi oleh kelompok usia produktif 18-59 tahun, disusul warga lanjut usia (lansia) dan balita.
“Kami bekerja keras agar program CKG ini sukses dan benar-benar dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Endang kepada wartawan, Sabtu (12/7/2025).
Menurut Endang, program CKG menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mendeteksi secara dini risiko penyakit tidak menular (PTM), seperti hipertensi, gula darah, gangguan kesehatan jiwa, penyakit paru-paru, hingga obesitas sentral.
Apabila warga teridentifikasi memiliki risiko atau telah mengidap PTM, Dinkes akan mengarahkan mereka untuk menjalani pengobatan rutin lanjutan di fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit.
“CKG ini sangat penting karena bisa mencegah risiko penyakit yang lebih berat di kemudian hari, serta menghindari komplikasi. Jadi ini solusi hidup sehat yang nyata,” tambahnya.
Dinkes juga dijadwalkan akan mulai melaksanakan pemeriksaan CKG untuk anak-anak sekolah mulai 12 Juli 2025 mendatang. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan sejak dini.
Salah satu warga Lebak, Yustono, mengaku rutin mengikuti layanan CKG untuk memastikan kondisi kesehatannya tetap terpantau.
“Program ini sangat membantu. Saya bisa tahu kondisi kesehatan tanpa harus mengeluarkan biaya. Jadi bisa lebih tenang dan waspada,” ujar Yustono. (Apuh)
