METROPISTNews.com | Banjar – Setelah merenggut korban jiwa, camat bersama jajaran dari Kapolsek Pataruman kota Banjar, Jawa barat, memasang plang larangan untuk berenang, pemasangan tersebut diletakkan di pinggir irigasi, yang menjadi tempat tenggelamnya seorang bocah.

Korban yang tenggelam bernama Muhammad Jodi (16) warga lingkungan Cikabuyutan timur kelurahan Hegarsari kecamatan Pataruman Banjar, korban meninggal dunia setelah tenggelam bersama tiga temannya pada hari Rabu (12/01/2022)
Peristiwa naas tersebut terjadi ketika korban bersama tiga temannya bermain dan berenang di saluran irigasi Dobo, warga sekitar yang berada di sekitar kejadian, sempat melihat ke empat anak itu loncat dari tanggul untuk berenang, namun warga melihat mereka tenggelam.
Warga yang dibantu oleh tim SAR kota Banjar kemudian memberikan pertolongan dan hanya berhasil menyelamatkan 3 orang salah satunya korban yang bernama Muhammad Jodi atau biasa dipanggil jodi tidak bisa selamatkan karena korban susah ditemukan di kedalaman air, pihak korban menyatakan jodi tidak bisa berenang, padahal korban pada saat itu hendak merayakan ulang tahunnya.

Camat Pataruman, Zainal Arifin menyatakan pemasangan plang tersebut bertujuan untuk mengantisipasi anak-anak supaya tidak berenang di saluran air pada saat musim penghujan, karena ditakutkan debit air yang sangat tinggi, dan faktor mereka yang tidak bisa berenang akan menimbulkan korban jiwa lagi,
“Saya menghimbau kepada warga kecamatan Pataruman khususnya yang dekat sekitaran area irigasi Dobo untuk memantau anak-anaknya supaya tidak bermain di kawasan tersebut, karena dikhawatirkan kejadian seperti ini terulang lagi” pungkasnya saat ditemui team media. (RD)



