METROPOSTNews.com | Majalengka — Dalam kegiatan Orientasi pendamping keluarga yang di hadiri KSP Kab.Majalengka Halim, Kordinator PLKB Ohim Abdurohim S.Pd, Kepala Desa Parakan Atang dan Ibu – Ibu Kader Pendamping keluarga Sunting Kec.Leuwimunding yang di laksanakan di Gedung Aula Desa Parakan Kec.Leuwimunding Kab.Majalengka, Kamis ( 09/12/2021 ).
Team Pendamping keluarga punya peran penting dalam tugas agar selalu berkordinasi dengan Bidan Desa, team pendamping keluarga segera melaporkan jumlah Stunting yang ada di desa masing – masing.

“Stunting adalah pertumbuhan dan perkembangan anak kurang giji sehingga tidak sesuai layak nya anak seperti pada umumnya, jika ada anak stunting segera di laporkan, karena di Kecamatan Leuwimunding sendiri jumlah kurang lebih hampir 127 anak, Stunting yang terbanyak seperti di Desa Rajawangi” ujar Kordinator PLKB Kec.Leuwimunding Ohim Abdurohim S.Pd.
Hal senada disampaikan oleh KSP Kab.Majalengka Halim, orientasi pendamping keluarga sebagai salah satu bentuk untuk mempercepat penurunan stunting dengan dibentuknya team pendamping keluarga dari tingkat desa hingga pemerintah pusat dalam rangka percepatan Stunting, “dibentuknya team adalah sebagai pasilitas kesehatan dibawah bidang kordinator bidan team pendamping Desa” katanya.
Ia berharap, kader Pendamping keluarga Stunting agar selalu berkordinasi dengan bidan desa, “dan apa ciri – ciri stunting adalah pertumbuhan anak kurang baik, wajah lebih muda dari seusia nya, bentuk tubuh yang tidak normal, berat badan tinggi cenderung menurun”.
“Apa penyebab kurangnya asupan giji team pendamping keluarga harus terus monitoring, Stunting itu bisa menyesuaikan dengan anak – anak dan dampak stunting terhambatnya pertumbuhan anak” pungkasnya. (Aryo)



