METROPOSTNews.com | Berau – Kampung Dumaring merupakan Kampung tertua yang berada di kecamatan Talisayan, Kabupaten Berau, dengan jarak tempuh kurang lebih 150 KM dari ibu Kota Tanjung Redeb, yang bisa ditempuh dengan jalur darat sampai 4 jam lebih.
TSD sendiri merupakan taman hutan desa yang memiliki luas 110 hektar yang berada di pusat pengembangan hutan Dumaring, yang mana hutan ini merupakan kawasan objek wisata yang dikembangkan oleh pengelola masyarakat desa bekerja sama dengan PT Aksenta dan pemerintah kampung, Rabu (5/5/2022).
Berbagai macam hiburan edukasi alam liar yang di sediakan di TSD seperti, permainan arung jeram, area camping, pinbal, flaying fox dan hasil UMKM Desa.
Muhammad Andre, ketua Lembaga Pengelolaan Hutan Desa (LPHD) mengatakan, sementara ini yang dikelola hanya 4 hektar, dengan 16 orang yang membantu dalam TSD.
Alhamdulillah selama liburan lebaran ini rata per hari seribu lebih pengunjung. Harga tiket masuk 8 ribu per orang, bisa bermain seharian sepuasnya sudah termasuk gazebo ukuran 2×2 meter, flying fox 10 ribu, camping untuk menginap mulai 300 ribu permalam,” Tambahnya.
Yusuf, salah satu pengunjung menyampaikan bahwa dirinya sangat merasa gembira setelah sekian lamanya merindukan hiburan akhirnya bisa juga liburan.
“Tahun lalu kita tidak bisa kamana – mana dikarenakan Covid-19. Lebaran kali ini akhirnya bisa juga liburan bersama keluarga,” ungkapnya.
(tim)


