MetropostNews — Based outside of Stockholm Sweden and deeply steeped in 90s alternative rock and Punk rock of all eras, comes THE BAWL SLANT. Making music featuring deep growling guitars, loads of Big Muff, and lots of noise.
“I enjoy making guitar driven, heavy yet melodic songs, with an emphasis on chunky guitar tones and laconic vocals”. Taking heavy inspiration from bands such as The Pixies, Deftones, The Jesus and Mary chain, and Nirvana. Music that gives you that electric excitement straight up the spine that you can still feel the tingling buzz of even after the song is finished.
They recently released their latest single, “I Hate Everything” taken from the EP entitled “Teething”. Get ready, you will be transported to the new wave 80s era, wrapped in a strong and rough Distortion.
Indonesia :
THE BAWL SLANT, terbentuk di daerah Stockholm, Swedia. Berawal dari mereka mendalami rock alternatif 90-an dan Punk rock dari hampur semua era, maka jadilah THE BAWL SLANT. Mereka membuat musik yang menampilkan gitar yang menggeram, banyak Big Muff, dan banyak noise. “Kami menikmati membuat lagu yang digerakkan oleh gitar, berat namun melodis, dengan penekanan pada nada gitar chunky dan vokal singkat” ujar THE BAWL SLANT melalui pesan Email nya kepada MetropostNews.com.
THE BAWL SLANT sangat terinspirasi oleh band-band seperti The Pixies, Deftones, The Jesus and Mary chain, dan Nirvana. “Musik kami yang memberi Anda kegembiraan, seperti elektrik yang langsung menusuk ke tulang belakang yang terus masih bisa Anda rasakan dengungan nya sampai kesemutan bahkan setelah lagu selesai” tambah THE BAWL SLANT.
Terbaru mereka telah melepas single terbaru yaitu “I Hate Everything” di ambil dari EP yang bertajuk “Teething”. Bersiaplah kalian akan di bawa ke era new wave 80s, dengan balutan Distorsi yang kuat dan kasar. (Andrian)




