Metropostnews.com/Kab.Indramayu – UKM Seni dan teater STKIP NU Kaplongan Karang ampel menggelar seri monolog dengan membawakan naskah Amir Akhir sebuah Syair, Sebuah naskah yang telah menghantarkan UKM Senter STKIP Kaplongan, menjadi Juara 2 Penyaji terbaik, Serta penata musik terbaik tingkat nasional antar unversitas dalam acara Artefac UNS Competition di Taman Budaya Jawa Tengah beberapa bulan yang lalu.
0
mahasiswa dari berbagai kampus yang hadir dalam acara tersebut, selain penasaran akan penampilanya juga karena dalam acara tersebut ada sisispan bedah naskah.
Acara sengaja di gelar kembali di Gedung Graha Kesenian Kampus hijau, dan Dihadiri para mahasiswa dan mahasiswi dari berbagai kampus yang ada di indramayu, mereka antusias menghadiri selain penasaran akan penampilan Dari juara Nasional, juga karena dalam acara tersebut ada sisispan bedah naskah, oleh tokoh Seniman dan Budayawan senior, Supali Kasim, Penggiat Teater, Bang Ay Dari Sanggar Sapujogan, Serta Pembina UKM Senter, Khoirul Fazri, M.Pd. yang sekaligus sebagai Dosen bahasa dan sastra Indonesia.
Kehadiran para tokoh seniman dan budayawan dalam kegiatan tersebut guna membedah naskah dari berbagai sisi, baiik dari sisi Budaya, Bahasa dan sisi seni.
dihadapn peserta yang hadir menyaksikan gelar monolog sampai bedah naskah.
Supali kasim dalam pemaparanyaengatakan “Dengan membuat karya yang mengangkat kisah perjalanan Amir hamzah, tentunya bukan hal yang mudah, harus dengan totalitas dan penjiwaan yang kuat, dan Rifai berhasil memerankan tokoh tokoh yang ada di dalamnya, saya secara pribadi merasa bangga atas prestasi dan kerja kerasnya” Ungapknya.
Khoirul Fazri, M.Pd. Selalu pembina UKM Senter Mengatakan “Saya merasa bangga dengan kekompakan mereka, kerjakeras, serta kegigihanya dalam menggapai sebuah prestasi, dan saya berharap kedepan dapat lebih baik lagi dan selalu memberikan yang terbaik buat Kampus ini dan buat indramayu pafa umumnya” Paparnya.
Penggiat seni teater dari sanggar sapujogan Bang Ay yang juga hadir sebagai pemateri dalam acara tersebut mengatakan “Saya merasa bangga, generasi Muda Di Indramayu berhasil mendapatkan perstasi yang luar biasa di tingkat nasional, dalam acara Artefac UNS Competition di Taman Budaya Jawa Tengah, dan saya Berharap agar bisa mentransformasikan ilmu dan pengalaman ke generasi generasi yang lainya, karena dalam dunia teater, bukan sebatas hoby ataupun menghibur audiens, akan tetapi lebih bertanggung jawab atas pesan pesan moral dan sosial yang harus tersampaikan” Paparnya
Mohammad Ibnu Malik Rifa’i Selaku ketua UKM Seni dan teater mengatakan “Suatu kebanggaan karena ini merupakan acara perdana UKM Seni & Teater menggelar produksi pentas seri monolog, terima kasih kepada pembina, demisioner, dan pengurus UKM Seni dan Teater telah membantu menyukseskan, dan terima kasih atas antusias penonton dalam mengapresiasi pementasan tersebut. Semoga ‘Amir, Akhir Sebuah Syair’ akan selalu terkenang syair-syairnya ke dalam sanubari” Ungkapnya.
(B.Ay)
