Metropostnews.com/LEBAK – Pondok Pesantren Modern (PPM) Darel Azhar Rangkasbitung, meraih prestasi membanggakan pada ajang bergengsi International Muslim Pencak Silat Championship (IMPSC) 2025 yang berlangsung di Tangerang. Betapa tidak, Ponpes Darel Azhar meraih 189 medali dari cabang silat yang dipertandingkan dengan rincian, medali emas 38, medali perak 50 serta medali perunggu sebanyak 101.
Dikatakan Pimpinan PPM Darel Azhar Rangkasbitung, KH Ikhwan Hadiyyin, dengan raihan ratusan medali tersebut para atlet silat anak didikannya meraih anugerah Grand Champion dari panitia penyelenggara.
“Alhamdulillah, peserta dari PPM Darel Azhar Rangkasbitung meraih medali sebanyak 189 dengan rincian 38 medali emas, 50 medali perak serta 101 medali perunggu. Dengan begitu, kami mendapatkan anugerah Grand Champion dari panitia penyelenggara International Muslim Pencak Silat Championship(IMPSC) 2025,” kata KH Ikhwan Hadiyyin, Senin (22/09/2025).
Masih kata KH Ikhwan Hadiyyin, para atlet pencak silat binaan Ponpes Darel Azhar itu dalam kejuaraan International Muslim Pencak Silat Championship 2025 bersaing dengan 3.500 atlet dari 11 negara. Tentu pencapaian prestasi yang diraih menjadi catatan bersejarah serta mengulang kejayaan 10 tahun silam saat Tasyakuran 90 tahun Gontor, lantaran pada saat itu PPM Darel Azhar juga menorehkan prestasi gemilang.
Sehingga kata dia, saat ini, dengan perolehan tersebut, para santri dan santriyah Darel Azhar merasa semangat serta antusias.Bagi mereka, partisipasi dalam IMPSC kali ini bukan sekadar perlombaan, melainkan juga momentum fenomenal untuk merayakan 100 Tahun Gontor, sebagai pondok “IBU” yang telah menjadi sumber inspirasi perjuangan para pendirinya.
“Kami mengulang prestasi saat peringatan Tasyakuran 90 tahun Gontor, saat itu kami juga meraih prestasi. Partisipasi kami di ajang kejuaraan pencak silat international ini sangat prestisius, karena diikuti oleh 3.500 atlet dari 11 negara,” ucap KH Ikhwan.
KH Ikhwan berharap semoga prestasi gemilang ini tidak hanya menjadi kebanggaan sesaat, melainkan juga pijakan untuk melahirkan generasi Tangguh, santri-santri yang berjiwa ksatria, rendah hati, berakhlak, dan siap mengabdikan diri bagi agama, bangsa, dan dunia.
“Semoga Allah Subhanahu Wa Taala menjadikan para atlet ini pejuang sekaligus pemimpin masa depan, yang akan turut mengukir kejayaan Indonesia Emas 2045,” harapnya, Aamiin
Ustadz Reza Hakiki yang sepuluh tahun lalu dinobatkan sebagai pesilat terbaik tingkat remaja dalam ajang Tasyakkuran 90 Tahun Gontor, merasa bangga, karena kini, dalam IMPSC 2025, telah mengulang sejarah dengan meraih gelar Pesilat Terbaik tingkat dewasa. (Apuh)
