METROPOSTNews.com | KALTARA – Mewakili Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs H Zainal A. Paliwang, SH, M.Hum @zainalapaliwang, Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekprov Kaltara, Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si @datuiqro memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pertemuan Tim Teknis Sosial Ekonomi Malaysia-Indonesia (Sosek Malindo) berlangsung di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Selasa (14/2/2023).
Agenda dalam rapat adalah membahas Persidangan Jawatan Kuasa Kerja/Kelompok Kerja (JKK/KK) Sosek Malindo Peringkat Negeri Sabah dan Tingkat Provinsi Kaltara Tahun 2023, yang akan diadakan di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia pada tanggal (14/3/2023) – (16/3/2023) mendatang.
Diketahui bersama, Provinsi Kaltara merupakan salah satu daerah di Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara tetangga-(Malaysia,red). Tepatnya dengan Negara Bagian Sabah dan Sarawak.
Asisten I Datu Iqro Ramadhan, dalam amanat tertulis Gubernur Kaltara menyampaikan isu-isu atau permasalahan yang ada di wilayah perbatasan antara Kaltara dan Sabah, termasuk juga antara Kaltara dan Sarawak, dapat bersama-sama dikoordinasikan, dirumuskan, dan dibahas pada rakor hari ini.
Salah satu yang menjadi fokus utama, katanya, adalah pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Yakni PLBN di titik perbatasan, baik di Nunukan maupun Malinau.
Diantaranya PLBN Terpadu Sei Pancang, PLBN Terpadu Long Midang dan Labang berada di Kabupaten Nunukan, serta PLBN Long Nawang di Kabupaten Malinau. Termasuk PLBN di Krayan (PLBN Long Midang) dan yang di Sebatik (PLBN Sei Pancang).
“Agar proyek-proyek strategis seperti PLBN Long Midang dan PLBN Seimenggaris dapat didiskusikan sehingga hal-hal yang menghambat pembangunan kedua PLBN dapat diperoleh masukan dan cara-cara penanganannya,” katanya. (TIM/dkisp)

