METROPOSTNews.com | Lebak – Perajin konveksi di Kabupaten Lebak, kembali bangkit sejak setahun terakhir usai dilanda Pandemi Covid 19 sehingga mampu menggulirkan pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.
Bahkan kini, kebaikan omzet para perajin konveksi tersebut mengalami kenaikan, meski tidak signifikan seperti sebelum Pandemi melanda.
“Kami saat ini omzet pendapatan tahun 2022 mencapai Rp400 juta, padahal sebelum Covid-19 rata-rata Rp700 juta setiap tahun,” kata Enong Muktar (60) seorang perajin konveksi di Rangkasbitung kepada wartawan, Senin (27/02/2023).
Saat ini, lanjut Enong, permintaan orderan mulai ramai sehingga usaha kerajinan “Enonk Konveksi” di Jalan Sunan Kalijaga Rangkasbitung menyerap tujuh pekerja dari sebelumnya lima.
Produksi kerajinan konveksi pada April-Juli 2023 akan kebanjiran orderan, karena memasuki tahun pelajaran, dimana sekolah-sekolah banyak permintaan pakaian seragam dengan harga relatif murah hingga Rp70 ribu/stel.
“Kami berharap omzet meningkat sehingga bisa menambah tenaga kerja hingga puluhan orang,” kata Muktar.
Menurut dia, usaha kerajinan konveksi yang dirintis tahun 2015 itu hingga kini masih bertahan dan bisa membantu program pemerintah setempat untuk mengatasi kemiskinan ekstrem.
Kerajinan konveksi dengan peralatan yang belum memadai itu diharapkan adanya bantuan dari pemerintah, karena saat ini yang ada sebanyak mesin jahit empat unit, mesin obras empat unit, mesin kam dua unit dan sablon komputer menjalin kerja sama dengan pihak lain.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak, Orok Sukmana membenarkan, jika perajin konveksi di wilayah Lebak saat ini mulai menggeliat kembali. Bahkan, jika dihitung, keberadaan mereka mulai menjamur kembali, apalagi saat ini, pesanan pembuatan kaos, seragam dan bendera untuk keperluan sekolah atau partai kembali meningkat.
Kata Orok, secara keseluruhan, aktifitas perekonomian hampir meningkat dalam segala bidang, artinya, saat ini tidak hanya bidang konveksi saja yang bangkit.
“Saat ini di wilayah Lebak, usaha perajin konveksi mulai menggeliat kembali. Akan tetap, saya menilai semua bidang perekonomian dimasyarakat mulai menggairahkan, karena dinilai sudah bisa diandalkan untuk memenuhi kebutuhan sehari hari,” kata Orok. (Ajat)

