METROPOST1.COM, Majalengka — Yaya Sunarya (34) salah seorang saksi mata mengatakan, bahwa tadi pagi sekitar jam 7.30 WIB tidak tahu informasi dari mana.
“Saya di suruh bos merapat ke lokasi dengan membawa 3 unit tractor, 3 unit teknisi dan 3 orang operator beserta staff Bumdes,” kata Yaya.
Menurut dia, setelah sampai di lokasi area lahan tebu tersebut untuk segera melakukan pembajakan sekitar jam 08.30 WIB dan berakhir sampai jam 11.00 WIB.
“Selang beberapa jam kemudian terlihat adanya penyerangan dari Forum Komunikasi Indramayu Selatan (FKamis) sehingga menimbulkan jatuhnya korban,” ucapnya.
Ia mengatakan, salah seorang yang menjadi korban pengeroyokan oleh Fkamis tersebut antara lain orang sumber dan bos saya sendiri.
Terkait luka-luka yang dialami bos ia menjelaskan, bos lari pada waktu itu sampai jatuh ke parit dan dilakukan pembacokan Fkamis dengan posisi terungkup di tanah.
“Jadi luka-luka yang dialami bos saya itu tepatnya di bagian kepala belakang dan tempurung kepala juga kena bacokan,” jelasnya.
Sambung dia, Bos sempat dilarikan ke Puskesmas Jatitujuh pada waktu itu namun diperjalanan sudah meninggal dunia.
Kejadian aksi yang dilakukan FKamis tersebut, tampak terlihat mereka melakukan pembacokan dan pengeroyokan seperti dalam perang saja, semua petani panik berhamburan dan berlarian untuk menyelamatkan diri. (Ade)



