METROPOST1.COM, Indramayu — Seorang pria di Kabupaten Indramayu mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di pohon mangga Blok Jembatan Kuning, Desa Arahan Lor, Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu, Minggu 31 Oktober 2021 sekitar pukul 07.00 WIB.
Belakangan diketahui pria itu berinisial Trn (27 tahun), penduduk Desa Penyindangan Kulon, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu.
Kapolsek Arahan, AKP Elfian Ali, kepada media metropost1.com menjelaskan peristiwa gantung diri itu pertama kali diketahui oleh Jeni, warga yang sedang berburu burung di kebun.
Saat masuk ke dalam kebun mangga, Jeni terkejut melihat sosok tubuh menggantung di atas pohon mangga. Ketika didekati, sosok itu ternyata seorang lelaki gantung diri menggunakan tambang plastik.
Ia kemudian memberitahukan hal itu kepada Ketua RT setempat. Tak berapa lama, warga dan polisi datang ke lokasi kejadian. “Begitu menerima laporan, kami langsung menuju lokasi kejadian. Benar, korban gantung diri,” jelas Elfian.
Elfian menyebut, dari hasil pemeriksaan awal terhadap warga dan keluarga, korban dinyatakan sedang mengalami gangguan jiwa alias depresi.
Menurut pihak keluarga, yang bersangkutan sedang terapi psikologi di RSUD Indramayu. Jadi, kesimpulan sementara, korban nekat gantung diri karena depresi. Ini juga didukung tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ungkap Elfian.
Sementara itu, atas permintaan keluarga, polisi tidak melakukan pemeriksaan menyeluruh (otopsi) terhadap jasad korban. Pihak keluarga membawa korban untuk segera dimakamkan di kampung halamannya. (Jono)



