METROPOSTNews.com | LEBAK – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Cirompang, merupakan salah satu sekolah yang keberadaanya nun jauh disana di daerah terpencil, masuk ke dalam wilayah Adat Kasepuhan Cirompang, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak_Banten.
Sekolah tersebut adalah salah satu dari sedikit sekolah yang mencoba mengintegrasikan unsur Adat pada pendidikan formalnya. Kegiatan pendidikan adat tersebut, sudah berjalan sejak tahun 2015.

Namun,memang sungguh miris jika melihat kondisi bangunan sekolah yang berada di daerah terpencil. Seperti halnya dengan kondisi bangunan SDN 1 Cirompang saat ini.
Kondisi bangunannya sudah sangat mengkhawatirkan, bahkan sudah tidak layak untuk digunakan lagi, karena plafon atap dan bagian-bagian lainnya sudah kropos dan berjatuhan.
Sehingga proses kegiatan pembelajaran saat ini dilakukan secara bergantian antara siswa kelas 4, 5, 6, dengan siswa kelas 1, 2, 3, menggunakan ruang lain.
Sebelumnya, pada tahun 2014, secara Swadaya masyarakat sudah mencoba melakukan perbaikan-perbaikan ringan agar setidaknya proses belajar mengajar tetap dapat berlangsung. Namun karena terbentur pembiayaan, hal tersebut kini sudah tidak dilakukan.

“Mungkin memang beginilah nasib sekolah-sekolah yang berlokasi di daerah terpencil, minim perhatian,” ujar Indra N Hatasura, salasatu aktivis peduli pendidikan, Minggu (28/11/2021).
Masih kata Indra, “hal ini jauh dari cita-cita pendidikan kontekstual, pendidikan adat, pendidikan kritis atau yang namanya pendidikan ideal. Jangankan mau ke arah yang ideal-ideal seperti itu, sudah bagus murid belajar bisa selamat juga, ga kejatuhan balok dan genteng,” ungkapnya.
“Untuk pembuat kebijakan di Daerah, pendidikan itu investasi lho. Mestinya didukung lebih keras untuk daerah-daerah yang terisolasi, bukan malah semakin ditinggalkan. Kasus ini merupakan bagian kecil kasus yang terlihat, saya yakin di lokasi dan daerah lain juga dapat ditemukan keadaan serupa, yang justru tidak kita lihat.” pungkas Indra.

Sementara, dari informasi yang berhasil dihimpun awak media, sebetulnya pihak sekolah sudah melaporkan hal ini, bahkan sudah beberapa kali mengajukan proposal permohonan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak beberapa tahun yang lalu, namun sampai saat ini tidak pernah digubris, dan pihak Dinas selalu berdalih bahwa SDN 1 Cirompang tidak masuk dalam skala prioritas, walaupun kondisinya kini hanya tinggal menunggu waktu ambruk saja. (N@nk-Ulle)




