MetropostNews.com-Indramayu – Ratusan warga Desa Eretan Kulon berbondong-bondong ke Kantor Dinas Untuk Meminta keadilan tentang proyek relokasi kampung nelayan.
Mereka menuntut untuk seadil-adilnya pemberian bantuan rumah program kampung Nelayan Sejahtera.
Aksi masyarakat yang tergabung dalam asosiasi masyarakat terdampak banjir rob diselenggarakan di halaman Kantor Dinas sosial Pada,Senin 23/12/2024.

Kami datang disini untuk menanyakan keadilan,banyak masyarakat yang rumahnya rusak akibat banjir rob malah tidak masuk daftar pemberian bantuan.
Jumarsih salah satu perwakilan dari masyarakat Eretan Kulon saat di konfirmasi awak Media Rajawali diri bersama masyarakat yang tergung dalam Asosiasi masyarakat terdampak rob mengatakan”seharusnya program dari pemerintah tentang bantuan relokasi program kampung nelayan sejahtera tersebut itu harus rata,ini pembagian program tersebut yang mendapatkan hanya orang itu aja.”ucapnya.
Di sisi lainnya Kadis Plt Dinas Sosial saat ditemuai awak media di ruang kerjanya mengatakan”terkait permasalahan relokasi kampunv nelayan yang berada di desa Eretan Kulon tersebut data yang kita ambil disini dari data tahun 2022 yang sudah terdampak banjir rob.Yang kali ini yang mendapatkan bantuan rumah layak huni di kampung nelayan sudah melakukan assement berulang-ulang kali dari Kemensos Mereka yang datang kesini itu setelah saya cek datanya belum masuk.Dari Kemensos mempersyarakatkan yang mendapat bantuan tersebut yang sudah masuk data DTKS”ucap Endang.
Sebagian warga yang protes ternyata dari hasil pengecekan belum masuk kedalam DTKS,Sehingga tidak memenuhi kriteria penerima bantuan.
Hingga berita ini diterbitkan,Dinas Sosial belum memberikan tanggapam resmi mengenai kemungkinan verifikasi ulang data penerima bantuan seperti yang diminta warga.
(T Ragil )
