Metropostnews.com | PANDEGLANG – Kembali terjadi lagi pasien harus ditandu menggunakan sarung di Kabuapten Pandeglang akibat jalan rusak, setelah pulang berobat dari Klinik Alinda Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang Banten, Minggu (20/11/2022).
Dalam video yang beredar di media sosial tersebut warga sambil merekam menggerutu dan mengeluh dengan kondisi jalan yang tidak bisa dilalui kendaraa roda empat tersebut terutama saat musim hujan seperti sekarang ini.
Informasi yang dihimpun, paisen berasal dari Desa Kiarapayung, Kecamatan Cibitung, tetapi sudah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Tanggerang. Saat ini pasien tersebut tinggal bersama saudaranya dan kini pasien sudah berada di RSUD Malingping.
Sementara itu, Camat Cibitung, Agus Lukmanto membenarkan bahwa ada pasien yang ditandu diwilayahnya. Soalnya, kata dia, akibat ditandu karena kondisi jalan di wilayah tersebut kalau musim hujan sulit dilalui kendaraan.Tetapi, menurut dia, pasien yang ditandu tersebut asli warga Kabuapten Pandeglang tapi sudah ber-KTP Tangerang.
“Statusnya jalan desa dan kondisinya memang masih rusak tidak bisa dilalui apa lagi kalau musim hujan. Harusnya memang sudah dibangun lewat dana desa namun karena tahun kemarin masih fokus karena pasca Covid 19 akhirnya belum dianggarkan ,” kata Camat.
Menurut dia, pasien yang ditandu, merupakan pasien dibawah pengawasan puskesmas Cibitung dan tinggal bersama saudaranya.
“Pasien tersebut kini sudah ada di RUSD Malingping dari info yang saya terima, terkait jalan untuk jalan desa saya berharap kepala desa agar bisa menganggarkan untuk jalan tahun depan,” ujarnya.
Dikutip dari akun Instagram PemkabPandeglang bahwa perempuan berusia 37 tahun itu diduga mengidap penyakit HIV setelah hasil dari pemeriksan klinik Alinda hasilnya reaktif HIV. Kini pasien tersebut sudah dibawa ke RSUD Malingping oleh keluarganya. (Iman)

