METROPOSTNews.com | Cirebon – Istri prajurit hendaknya dapat menguatkan, merelakan, mengikhlaskan suami ketika akan berangkat tugas. Sehingga, suami dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Hal tersebut disampaikan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah III/Siliwangi Ny. Mia Kunto Arief saat melakukan kunjungan di Markas Yon Arhanud 14/PWY, Jl. Pilang Sari, Cirebon, Jumat (10/6/22) siang.
“Tidak boleh menangis, menunjukan rasa sedih dan rasa khawatir. Karena itu akan membuat tipis perasaan suami,” kata Ny. Mia Kunto Arief.
Ibu Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo ini berpesan, istri seorang prajurit harus dapat menguasai diri dan menjadi pemimpin untuk dirinya sendiri.
“Kita harus bisa menguatkan, memberikan ketegaran kepada suami. Sebagai orang beragama dan memiliki keimanan, sampaikan doa serta ucapkan, selamat jalan, selamat bertugas dan saya akan baik-baik saja,” ungkapnya.
Selain itu, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana pun berpesan, selama dalam masa tugasnya, sebaiknya dapat mengamankan berita yang dianggap berpotensi mengganggu pikiran suami.
“Masalah keluarga salah satunya, karena suasana di sana berbeda dan dikhawatirkan mengganggu pikiran saat bertugas,” tandasnya.
Perlu diketahui, dalam kedatangannya Ketua Persit Kartika Chandra Kirana III/Siliwangi beserta rombongan disambut langsung
Dan Yon Arhanud 14/PWY, Letkol Arh Dedy Hendaryatmoko dan Ny. Vindy Hendaryatmoko, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLII Yon Arhanud 14 PD III/Siliwangi beserta para pengurus Persit KCK setempat.
Selain memberikan arahan, dalam kunjungannya Ny. Mia Kunto Arief melakukan ramah tamah, memberikan tali asih kepada pensiunan TNI dan meninjau hasil kerajinan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLII Yon Arhanud 14 PD III/Siliwangi dan menerima cinderamata yang diserahkan langsung Ny. Vindy Hendaryatmoko, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cab. XLII Yon Arhanud 14 PD III/Siliwangi.



