METROPOSTNews.com | Cirebon – Disambut penampilan tarian tradisional, penerimaan jajar kehormatan regu jaga Kesatrian Prajurit Yon Arhanud-14/PWY serta pengalungan bunga dari Komandan Batalyon (Danyon) Arhanud-14/PWY, Letkol Arh Dedy Hendaryatmoko, menandai awal kegiatan kunjungan Komandan Pusat Kesenjataan (Danpussenarhanud) Kodiklatad, Mayjen TNI Karev Marpaung, S.Sos., M.M., didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XV Pussenarhanud PG Kodiklatad, Ny. Diana Karev Marpaung beserta rombongan di Markas Komando Batalyon Artileri Pertahanan Udara (Arhanud)-14/PWY di Jl. Pilang Raya, Kota Cirebon, Selasa (5/7/22).
Dihadapan seluruh perwira dan prajurit Yon Arhanud-14/PWY, dalam sambutannya, Mayjen TNI Karev Marpaung menyampaikan tentang arti penting menjadi seorang prajurit.
“Menjadi seorang prajurit TNI merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi seseorang yang ingin mengabdikan hidupnya bagi bangsa dan negara,” kata Danpussenarhanud Kodiklat.
Lebih lanjut dikatakan, seiring perkembangan zaman, seorang prajurit harus mampu mengetahui serta menguasai berbagai ilmu teknologi khususnya dalam hal persenjataan.
“Tidak hanya itu saja, prajurit juga harus dibekali berbagai pelatihan-pelatihan yang dapat digunakan di medan perang,” ungkapnya.
Mayjen TNI Karev menambahkan, dalam rangka meningkatkan kemampuan guna pengabdian kepada negara, bekal ilmu bela diri pun mutlak diperlukan dan menurutnya, harus benar-benar dikuasai.
“Karena seorang prajurit di medan perang, akan dihadapkan pada kondisi tertentu.Maka, seorang anggota TNI harus menggunakan kemahiran bela diri untuk melumpuhkan lawan,” tandasnya.
Untuk diketahui, dalam kunjungannya Danpussenarhanud didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XV Pussenarhanud PG Kodiklatad, Ny. Diana Karev Marpaung beserta rombongan juga meninjau alutsista serta sarana prasarana Yonarhanud-14/PWY.
“Saya bangga dengan kalian, pertahankan dan terus tingkatkan prestasi serta jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan,” pungkasnya.

