MetroPostNews.com |Kebumen -Menindak lanjuti informasi adanya pemberitaan di beberapa media Online & Cetak,Beberapa hari lalu tentang adanya dugaan Penahanan buku rekening PIP/KIP milik siswa,
Komite dan pihak sekolah adakan rapat dengan mengundang ratusan wali siswa.
Penerima bantuan KIP/ PIP siswa SDN Peniron,Kecamatan Pejagoan,Kabupaten Kebumen Jawa Tengah.
Rapat yang dihadiri oleh wali siswa penerima bantuan PIP/KIP terlihat sangat antusias sekali,betapa tidak dalam undangan rapat kali ini yang mengundang ketua komite SDN Peniron Sendiri.
Didalam undangan tersebut sekaligus ada sebuah informasi,yang sangat mengejutkan para wali siswa sekaligus penasaran sehingga sangat semangat untuķ menghadiri undangan tersebut.
Ungkap salah satu wali siswa kelas 5 yang enggan disebut namanya, ( malu Pak ) jelasnya.
Informasi yang sangat menggembirakan dari komite adalah,penghentian / membatalkan uang sarana dan prasarana Sekolah ( Sampras).
Kemudian bagi penerima PIP/KIP pihak sekolah akan mengembalikan atau menyerahkan buku rekening siswa,dan juga mengembalikan Oņgkos transport kendaraan ke bank yang pernah dibayarkan ke pihak sekołah saat itu.
Dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2022,
besaran per siswa 20.000, untuk tahun 2020 jumlah Siswa 35 Siswa ,tahun 2021 25.000 persiswa ,jumlah 43 Siswa Tahun 2022 persiswa Rp.30.000 ,jumlah 34 siswa,
Jumlah total uang transport yang di kembalikan total sebesar Rp.2.795.000 ( Dua juta tujuh ratus sembilan puluh Lima ribu Rupiah ).
Dan dana tersebut sudah diterima kan kepada Masing-masing wali siswa yang mendapatkan banțuan PIP/KIP,Sekaligus pengembalian uku rekening milik Siswa
menurut pengakuan dari beberapa wali siswa yang sempat di wawancarai oleh awak Media ,nereka mengaku sangat senang dengan adanya pengembalian buku tabungan siswa penerima PIP/KIP yang selama ini ditunggu tunggu.
Ketua komite dan Kepala sekolah dalam sambutannya sempat meminta maaf kepada semua wali siswa atas apa yang telah terjadi, semoga menjadi pelajaran bersama.
Kemudian kedepannya ada perbaikan di sekolah ini.
Akhir dari rapat pleno adalah kesepakatan bersama dari seluruh wali murid yang hadir yang dituangkan dalam berita Acara yang diwakili dari beberapa Wali Murid dan juga disaksikan oleh Tokoh Masyarakat Setempat.
Reporter :Fandi & Suroso BI

