METROPOST1.COM, Serang — Kisah Mochamad Gilang Maulana, bocah berusia 2 tahun asal Kelurahan Unyur, Kec./Kota Serang Banten bikin hati terenyuh. Sejak 6 bulan ini, ia terpaksa harus diurus sepenuhnya oleh sang ayah, Mochamad Irfan Maulana.
Ini terjadi setelah sang ibu memutuskan bekerja di luar negeri, yakni sebagai pekerja migran/TKW di Dubai, Timur Tengah.
Saat ibunya, Kasmiyati berangkat, Gilang masih beruntung ada sang nenek yang mengasuhnya. “Tapi mertua saya belum lama ini meninggal, orang tua saya juga sehingga Gilang tidak ada yang mengasuh lagi,” kata Irfan Maulana, ayah Gilang yang ditemui Metropost1.com sesaat sebelum berangkat kerja, Kamis (7/10/2021).
Kini, kemanapun Irfan berangkat aktifitas, Gilang pun dibawanya. Seperti pada Kamis itu, Irfan dengan menumpang bus hendak berangkat kerja ke Bekasi, Gilang pun ikut.
Pemandangan ini membuat hati terenyuh. Irfan membawa tas ransel besar berisi peralatan sang anak, mulai dari susu, dot, pampers dan baju salin.
Di atas bus, Gilang tiduran di kursi penumpang sambil minum susu lewat dot. “Ya beginilah sekarang bang, saya mengasuh sendiri. Di rumah tidak ada lagi yang merawat, jadi kemanapun saya pergi, Gilang pun ikut,” ungkap Irfan.
Ia bersyukur, anaknya sekarang tidak terlalu rewel, tidak seperti saat dulu awal-awal ditinggal ibunya berangkat ke luar negeri.
“Waktu awal-awal dulu ibunya berangkat, ia (Gilang, red) sempat sakit-sakitan dan memanggil-manggil ibunya,” kata Irfan.
Beban berat yang kini dipikul Irfan pun bertambah. Sebab, istrinya Kasmiyati pun sering sakit selama bekerja di Dubai. Bahkan, saat ini posisinya tidak di majikan, tetapi ditarik ke agency yang mengurus disana.
Karena itu, ia kini sudah menguasakan pengurusan kepulangan istrinya melalui Forum Perlindungan Migran Indonesia (FPMI). “Saya berharap, FPMI bisa membantu memfasilitasi kepulangan istri saya dengan segera,” ungkapnya.
Ketua FPMI, Marnan Sarbini mengaku terenyuh dan bersimpati terhadap keluarga Irfan. Untuk itu, pihaknya akan segera mengupayakan membantu kepulangan istri Irfan dengan menghubungi pihak-pihak terkait. (Sopiyan)



