MetropostNews.com | LEBAK – Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia melalui Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lebak menyalurkan puluhan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di halaman Mapolres Lebak, Jalan Siliwangi, Rangkasbitung, Rabu (5/8/2026).
Bantuan yang disalurkan meliputi 20 unit hand sprayer untuk 20 kelompok tani, 28 unit pompa air bagi 28 kelompok tani, serta tujuh unit traktor roda dua yang diperuntukkan bagi kelompok tani di tujuh zona Polsek jajaran Polres Lebak.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar, mengatakan bantuan alsintan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.
“Bantuan ini merupakan dukungan nyata pemerintah kepada para petani. Kami berharap seluruh alsintan yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Lebak,” ujar Rahmat.
Menurutnya, setiap jenis alsintan memiliki fungsi penting dalam mendukung aktivitas pertanian. Hand sprayer digunakan untuk pemeliharaan tanaman, pompa air membantu memenuhi kebutuhan irigasi terutama pada musim kemarau, sedangkan traktor roda dua mempercepat proses pengolahan lahan sehingga waktu tanam menjadi lebih efisien.
“Semakin cepat lahan diolah, maka semakin cepat pula petani bisa menanam. Dampaknya tentu akan berpengaruh terhadap peningkatan indeks pertanaman maupun hasil produksi. Karena itu, alsintan ini harus benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya,” katanya.
Rahmat juga mengingatkan agar seluruh kelompok tani menjaga dan merawat bantuan tersebut karena merupakan aset pemerintah yang digunakan untuk kepentingan bersama.
“Kami akan terus melakukan pendampingan dan monitoring. Harapannya bantuan ini tidak hanya menjadi simbolis, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi petani dan mampu meningkatkan produksi pertanian di Kabupaten Lebak,” ucapnya.
Sementara itu, Kapolres Lebak AKBP Arninsi mengatakan keterlibatan Polres Lebak dalam pembinaan kelompok tani merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.
Menurutnya, Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif mendukung program-program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, termasuk di sektor pertanian.
“Melalui kelompok tani binaan yang ada di wilayah hukum Polres Lebak, kami ingin ikut berkontribusi dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama sehingga perlu sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat,” kata Arninsi.
Ia berharap bantuan alsintan tersebut dapat menjadi motivasi bagi para petani untuk terus meningkatkan hasil produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Gunakan alsintan ini dengan penuh rasa tanggung jawab. Rawat dengan baik, manfaatkan secara bersama-sama, sehingga keberadaan alat ini benar-benar mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani di Kabupaten Lebak,” tuturnya. (Ajat)

